Rezim Putin Dituding Buru Jurnalis Demi Muluskan Penjajahan di Ukraina

Rabu, 27 Juli 2022 - 12:47 WIB
loading...
Rezim Putin Dituding...
Seorang wanita menggendong kucing saat dia melintasi gedung yang hancur terkena artileri Rusia di Borodyanka, Kiev, Ukraina, 5 April 2022. Foto/REUTERS/Zohra Bensemra
A A A
JAKARTA - Rezim Presiden Rusia Vladimir Putin dituding mulai menjalankan represi secara terstruktur terhadap jurnalis Ukraina demi memuluskan penjajahan berkedok operasi militer khusus yang mereka lakukan sejak Februasi 2022.

Represi terstruktur ini dimulai pada 19 Juli 2022 ketika jurnalis Ukraina Dmitriy Gordon dan Yevgeny Kiselev dimasukkan ke dalam daftar buronan kriminal di Rusia.

Alasan di balik keputusan ini adalah sikap anti-Putin dari para penulis ini dan kritik mereka terhadap invasi Rusia ke Ukraina.

Baca juga: Politisi Austria Desak Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Tegas Oligarki Ukraina

Kedua jurnalis Ukraina tersebut diburu rezim Kremlin tidak hanya di Rusia karena mereka dapat ditahan di negara ketiga mana pun yang memiliki sikap pro-Rusia atau pun negara netral seperti halnya Indonesia.

"Rusia harus selidiki keterlibatan serdadu mereka dalam pembunuhan wartawan di Ukraina, serta membebaskan wartawan yang ditangkap. Pemerintah Indonesia, sebagai negara yang menjunjung kebebasan pers, perlu bersuara, dan menuntut Moskow diselidiki terlibat berbagai pembunuhan dan penangkapan wartawan wartawan di Ukraina," tutur Andreas Harsono, salah seorang pendiri Aliansi Jurnalis Independen di Indonesia, Sabtu (23/7/2022).

Strategi Federasi Rusia serupa dengan cara yang dilakukan Uni Soviet untuk mempertahankan seluruh pengikut geopolitik dengan imbalan posisi pro-Soviet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved