Pria Australia Bangun dari Koma Langsung Fasih Bahasa Mandarin

Selasa, 26 Juli 2022 - 18:04 WIB
loading...
A A A
Benar begitu Anda sampai di rumah, mengambil pelajaran bahasa, lalu apa yang terjadi?

“Kalau begitu saya memiliki kesempatan untuk berada di If You Are The One, yang secara harfiah merupakan acara favorit saya di China. Ini pertunjukan kencan, pertunjukan kencan terbesar di dunia. Delapan puluh juta orang mendengarkan setiap episode dan yang terjadi adalah mereka mendapatkan 24 gadis yang berdiri di atas panggung, dan kemudian satu kontestan pria keluar, satu per satu,” papar dia.

“Jadi Anda berada di atas panggung selama sekitar satu jam dan gadis-gadis itu memberi Anda pertanyaan. Mereka menanyakan hal-hal seperti ‘Apa latar belakang keluarga Anda? Apakah kamu mempunyai mobil? Apakah Anda punya rumah? Apa pekerjaanmu? Apa hobimu?’ dan sungguh, sangat baik melatih Anda untuk melihat apakah Anda yang mereka cari,” tutur dia.

Ketika mereka mempresentasikan latar belakang Anda di acara itu, apakah mereka membahas sedikit tentang bagaimana Anda belajar bahasa Mandarin melalui koma?

“Tidak, saya rasa para direktur bahkan tidak tahu. Mereka jelas tidak melakukan penelitian latar belakang,” ungkap dia.

Jadi bagaimana Anda mencoba untuk tampil mengesankan di acara itu?

“Yah saya membeli Tim Tams dan memberikan Tim Tams kepada semua gadis, yang mereka cintai. Itu adalah trik besar pertama. Dan kemudian hal berikutnya yang saya lakukan adalah memainkan lagu China dengan mandolin,” papar dia.

Bagus! Jadi apakah Anda menemukan cinta? “Nah, salah satu gadis memberiku yang setara dengan super-like. Kami tetap berhubungan selama sekitar satu bulan, dan kemudian dia bisa saya ke Melbourne. Kami memiliki satu kencan, tetapi kemudian kami berdua segera menyadari bahwa kami tidak cocok satu sama lain,” ungkap dia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
AHRT Raih 2 Podium pada...
AHRT Raih 2 Podium pada Race 1 ARRC Jepang, Irfan dan Herjun Tembus Tiga Besar
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved