Taliban Tahan Jurnalis yang Menuduh Mereka Gunakan Gadis-gadis sebagai Budak Seks
Sabtu, 23 Juli 2022 - 07:22 WIB
loading...
A
A
A
Menurut jurnalis tersebut, para agen intelijen Taliban tidak menyetujui pelaporannya tentang orang-orang lesbian, gay, biseksual, transgender dan queer (LGBTQ) dan menegaskan bahwa tidak ada gay di Afghanistan.
Mengutip laporan Khaama Press, Sabtu (23/7/2022), Lynne O'Donnell telah melaporkan liputannya sesekali dari Afghanistan selama lebih dari 20 tahun.
Namun, menyusul penahanan, dugaan pelecehan, dan ancaman terhadapnya, dia meninggalkan Afghanistan pada Rabu ke Pakistan.
Menurut biografinya di situs web Foreign Policy, O'Donnell adalah kepala biro Afghanistan untuk layanan kawat Agence France-Presse dan Associated Press antara 2009 dan 2017.
Namun, Kementerian Informasi dan Kebudayaan dan otoritas intelijen Taliban belum bereaksi terhadap masalah ini.
Kekejaman Taliban terhadap perempuan Afghanistan terus meningkat sejak kelompok itu merebut kekuasaan di Afghanistan pada Agustus tahun lalu.
Mengutip laporan Khaama Press, Sabtu (23/7/2022), Lynne O'Donnell telah melaporkan liputannya sesekali dari Afghanistan selama lebih dari 20 tahun.
Namun, menyusul penahanan, dugaan pelecehan, dan ancaman terhadapnya, dia meninggalkan Afghanistan pada Rabu ke Pakistan.
Menurut biografinya di situs web Foreign Policy, O'Donnell adalah kepala biro Afghanistan untuk layanan kawat Agence France-Presse dan Associated Press antara 2009 dan 2017.
Namun, Kementerian Informasi dan Kebudayaan dan otoritas intelijen Taliban belum bereaksi terhadap masalah ini.
Kekejaman Taliban terhadap perempuan Afghanistan terus meningkat sejak kelompok itu merebut kekuasaan di Afghanistan pada Agustus tahun lalu.
Lihat Juga :