Ranil Wickremesinghe, 6 Kali Perdana Menteri Kini Jadi Presiden Sri Lanka

Kamis, 21 Juli 2022 - 13:48 WIB
loading...
Ranil Wickremesinghe, 6 Kali Perdana Menteri Kini Jadi Presiden Sri Lanka
Ranil Wickremesinghe (73), politisi sudah 6 kali menjadi perdana menteri, dilantik sebagai presiden baru Sri Lanka pada Kamis (21/7/2022). Dia tetap ditentang rakyat yang terus demo. Foto/NDTV
A A A
KOLOMBO - Ranil Wickremesinghe (73), politisi yang sudah enam kali menjabat perdana menteri (PM), resmi dilantik sebagai presiden baru Sri Lanka , Kamis (21/7/2022).

Ranil, yang berlatar belakang sebagai pengacara, menggantikan Gotabaya Rajapaksayang melarikan diri ke Maladewa lalu ke Singapura dan mengundurkan diri sebagai presiden melalui email.

Pada Rabu, Ranil terpilih sebagai presiden melalui pemungutan suara Parlemen. Dia meraih kekuasaan di saat negara tersebut bangkrut akibat salah urus ekonomi.

Baca juga: Derita Para Wanita Sri Lanka akibat Negara Bangkrut: Barter Makanan dengan Seks

Meski telah dilantik sebagai presiden, Ranil tetap ditentang rakyat karena dianggap sama saja dengan Gotabaya Rajapaksa.

"Saya berterima kasih kepada Parlemen atas kehormatan ini," kata Ranil setelah kemenangannya dalam pemungutan suara diumumkan oleh sekretaris jenderal legislatif, kemarin.

Dia mendapatkan 134 suara di majelis yang beranggotakan 225 orang, sementara saingan utamanya, anggota Parlemen dari partai yang berkuasa, Dullas Alahapperuma, mendapat 82 suara.

Wickremesinghe telah gagal mencalonkan diri sebagai presiden dua kali sebelumnya tetapi mendapatkan cukup suara di antara anggota Parlemen meskipun hanya menguasai satu kursi—sebagai pemimpin Partai Persatuan Nasional (UNP).

Pengalamannya di posisi senior pemerintah dan reputasinya sebagai operator yang cerdik harus diperhitungkan dalam mendukungnya saat dia mencari jalan keluar dari krisis ekonomi yang menghancurkan Sri Lanka.

"Negara kita menghadapi tantangan besar dan kita harus bekerja pada strategi baru untuk memenuhi aspirasi rakyat," katanya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1429 seconds (11.210#12.26)