Suhu Terus Meningkat, Inggris Nyatakan Darurat Gelombang Panas
Minggu, 17 Juli 2022 - 02:05 WIB
loading...
Suhu Terus Meningkat, Inggris Nyatakan Darurat Gelombang Panas. FOTO/Reuters
A
A
A
LONDON - Pemerintah Inggris pada Jumat (15/7/2022) mengeluarkan peringatan merah darurat nasional pertama untuk gelombang panas di Inggris. Peringatan dikeluarkan karena negara itu diperkirakan akan mengalami cuaca terpanas dalam catatan sejarah.
Badan Keamanan Kesehatan Inggris, kelompok pemantau kesehatan dan keselamatan pemerintah, meningkatkan peringatan kesehatan panas untuk Inggris ke level maksimum 4. Suhu diperkirakan mencapai 40 derajat celcius pada akhir pekan ini dan awal minggu depan. Kantor cuaca Met juga mengeluarkan peringatan merah.
Baca: Gelombang Panas Landa Lusinan Kota di China, Es Krim Laris Manis
“Suhu yang luar biasa, mungkin memecahkan rekor kemungkinan terjadi awal minggu depan, cukup luas di seluruh area peringatan merah pada hari Senin, dan sedikit lebih fokus ke timur dan utara pada hari Selasa," kata Kepala Meteorologi Met, Paul Gundersen.
"Saat ini, ada kemungkinan 50% kita bisa melihat suhu di atas 40 derajat celcius dan 80% kita akan melihat suhu maksimum baru tercapai," lanjut Gundersen, seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Badan Keamanan Kesehatan Inggris, kelompok pemantau kesehatan dan keselamatan pemerintah, meningkatkan peringatan kesehatan panas untuk Inggris ke level maksimum 4. Suhu diperkirakan mencapai 40 derajat celcius pada akhir pekan ini dan awal minggu depan. Kantor cuaca Met juga mengeluarkan peringatan merah.
Baca: Gelombang Panas Landa Lusinan Kota di China, Es Krim Laris Manis
“Suhu yang luar biasa, mungkin memecahkan rekor kemungkinan terjadi awal minggu depan, cukup luas di seluruh area peringatan merah pada hari Senin, dan sedikit lebih fokus ke timur dan utara pada hari Selasa," kata Kepala Meteorologi Met, Paul Gundersen.
"Saat ini, ada kemungkinan 50% kita bisa melihat suhu di atas 40 derajat celcius dan 80% kita akan melihat suhu maksimum baru tercapai," lanjut Gundersen, seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Lihat Juga :