Rusia Respons Keras Ancaman Calon Perdana Menteri Inggris Liz Truss

Jum'at, 15 Juli 2022 - 07:37 WIB
loading...
Rusia Respons Keras...
Calon Perdana Menteri Inggris Liz Truss berpidato dalam kampanyenya. Foto/telegraph
A A A
MOSKOW - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia mengecam pernyataan "Russophobia" oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Liz Truss, yang berjanji "terus memimpin dunia bebas" melawan Moskow dan memastikan kemenangan Ukraina.

Truss membuat pernyataan selama acara kampanye untuk kepemimpinan Tory pada Kamis (14/7/2022).

Kandidat PM yang bercita-cita tinggi, yang mendapat peringkat ketiga dalam pemungutan suara Kamis, membual tentang kemampuannya "menyampaikan" dan membuat keputusan "sulit", mencantumkan dukungan setianya untuk Kiev sebagai contoh kemampuan pengambilan keputusannya.



“Saya menentang (Presiden Rusia) Vladimir Putin dengan menargetkan Rusia dengan sanksi terberat yang pernah dilihat rezimnya. Dan saya akan terus memimpin dunia bebas dalam menentang Putin dan memastikan bahwa Ukraina menang,” tegas Truss.

Pernyataan itu tidak dianggap enteng di Moskow, dengan juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova mengecam kata-katanya sebagai "Russophobia" dan "selalu tenggelam dalam agresi dan nasionalisme yang menyakitkan."

“Di tengah kampanye kepemimpinan Tory yang sedang berlangsung, Truss telah mulai memuntahkan ancaman terhadap negara kita dan kepemimpinannya dan ingin mencapai ‘kemenangan Ukraina’ atas Rusia, dalam upaya untuk memenuhi ambisi kompulsifnya,” ujar Zakharova.



“Ambisi (Truss) sendiri untuk 'memimpin dunia bebas', dalam upaya melawan Rusia, berbicara banyak. Dia tampak seperti politisi kelas dua yang menderita megalomania. Dan dia melakukan semua ini alih-alih mengatasi masalah di rumah, yang banyak,” papar dia.

“Upaya yang diproklamirkan untuk entah bagaimana mengalahkan Rusia kemungkinan merupakan upaya mengalihkan perhatian pemilih dari masalah nyata yang dialami Inggris,” ungkap Zakharova.

“Tanggapan kami terhadap ledakan agresif oleh Menteri Luar Negeri Inggris, yang lebih suka mengendarai tank daripada terlibat dalam diplomasi yang serius, dan tekadnya untuk 'mengalahkan' Rusia, sangat mudah, lanjutkan dan coba,” papar dia.

“Banyak yang telah mencoba dalam sejarah negara kita yang berusia berabad-abad. Seperti semua orang tahu, orang cerdas belajar dari kesalahan orang lain. Liz Truss bisa belajar dari kesalahannya sendiri,” tutup Zakharova.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekutu NATO Menyesal...
Sekutu NATO Menyesal Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS, Ini Alasan Sebenarnya
Jurnalis Cantik Rusia...
Jurnalis Cantik Rusia Tewas di Medan Perang usai Meledek Ukraina sebagai Negara 404
Polandia Akui Amunisinya...
Polandia Akui Amunisinya Hanya Cukup Bertahan 2 Minggu Jika Perang Melawan Rusia
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur Unjuk Kekuatan di Dekat Sekutu Rusia
Sekutu Ukraina Minta...
Sekutu Ukraina Minta Indonesia Ikut Kerahkan Pasukan, Ini Respons RI
Awas Perang Dunia III,...
Awas Perang Dunia III, Bos NATO Warning Keras Putin: Jika Rusia Serang Sekutu, Maka...
Presiden Zelensky Tuding...
Presiden Zelensky Tuding Rusia Memanipulasi Perjanjian Gencatan Senjata di Arab Saudi
Kumpulkan Kekuatan Militer...
Kumpulkan Kekuatan Militer dan Pesawat Pembom di Diego Garcia, AS Diduga Bersiap Serang Iran
Lagi, Majalah The Atlantic...
Lagi, Majalah The Atlantic Bongkar Rencana AS Serang Yaman termasuk Pesawat yang Digunakan
Rekomendasi
One Way Segera Diberlakukan...
One Way Segera Diberlakukan di Tol Japek-Kalikangkung, Tim Urai Polresta Cirebon Disiagakan
Pagi Ini Tol Cipali...
Pagi Ini Tol Cipali Arah Cirebon Padat Merayap
Kunjungi Pangkalan di...
Kunjungi Pangkalan di Kota Bandung, Wamen BUMN Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman
Berita Terkini
Sekutu NATO Menyesal...
Sekutu NATO Menyesal Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS, Ini Alasan Sebenarnya
7 menit yang lalu
Jurnalis Cantik Rusia...
Jurnalis Cantik Rusia Tewas di Medan Perang usai Meledek Ukraina sebagai Negara 404
1 jam yang lalu
Hamas: Sandera Akan...
Hamas: Sandera Akan Pulang dalam Peti Mati Jika Israel Coba Membebaskan dengan Paksa
2 jam yang lalu
Polandia Akui Amunisinya...
Polandia Akui Amunisinya Hanya Cukup Bertahan 2 Minggu Jika Perang Melawan Rusia
2 jam yang lalu
Pesawat Air France Terbang...
Pesawat Air France Terbang ke Karibia Putar Balik Hanya karena Penumpang Kehilangan Ponsel
3 jam yang lalu
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur Unjuk Kekuatan di Dekat Sekutu Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
Pewaris Kerajaan Inggris...
Pewaris Kerajaan Inggris Pangeran William Jadi Target Drone Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved