Dulu Memohon-mohon, Kini Ukraina Remehkan Sistem Rudal Iron Dome Israel

Selasa, 12 Juli 2022 - 09:39 WIB
loading...
Dulu Memohon-mohon,...
Ukraina meremehkan sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel untuk melawan senjata Rusia. Padahal, Ukraina sebelumnya memohon-mohon kepada Israel agar diizinkan untuk membelinya. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Ukraina meremehkan sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel untuk perang melawan senjata Rusia . Padahal, negara itu sebelumnya memohon-mohon untuk diperbolehkan membeli sistem buatan negara Yahudi tersebut.

Menteri Pertahanan Oleksii Reznikov, seperti diberitakan Yahoo News, mengatakan pada pertemuan puncak Forbes pekan lalu bahwa sistem Iron Dome tidak akan cocok untuk Ukraina.

Menurutnya, Ukraina tidak membutuhkan Iron Dome Israel.

“Kita semua tahu contoh Israel, yang melindungi langit dengan cukup baik,” kata Reznikov.

Baca juga: Ukraina Geram pada Israel karena Tolak Jual Iron Dome untuk Melawan Rusia

“Kita semua tahu nama Iron Dome, tetapi bahkan tidak memberikan perlindungan 100%. Faktanya, saya pernah ke Israel dan berbicara dengan pabrikan dan perusahaan negara mereka. Iron Dome dibangun [untuk perlindungan] terhadap rudal yang lambat, berketinggian rendah, dan berdampak rendah yang pada dasarnya dibuat di garasi. Iron Dome tidak melindungi dari rudal jelajah dan balistik," paparnya, seperti dikutip Jerusalem Post, Selasa (12/7/2022).

Pernyataan Menteri Reznikov itu bertentangan dengan lobi-lobi yang sebelumnya dibuat oleh Duta Besar Ukraina untuk Israel Yevgen Korniychuk.

Pada bulan Juni, Dubes Korniychuk mengatakan bahwa Kiev ingin membeli sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel.

“Kami membutuhkan bantuan Israel...Maksud saya, kami membutuhkan dukungan teknis militer. Kami membutuhkan Iron Dome...yang akan memungkinkan kami untuk menyelamatkan wanita dan anak-anak sipil kami dari penembakan rudal Rusia di wilayah kami,” katanya saat itu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Terungkap Rencana Rahasia...
Terungkap Rencana Rahasia Golden Dome, Perisai Rudal Canggih AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved