Presiden AS Joe Biden: Mengapa Saya Pergi ke Arab Saudi....

Senin, 11 Juli 2022 - 08:14 WIB
loading...
A A A
Biden mencatat perang di Yaman, dengan mengatakan itu menciptakan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, tanpa proses politik yang terlihat untuk mengakhiri pertempuran.

Selain itu, dia mencatat penarikan diri AS oleh Trump dari kesepakatan nuklir Iran, dengan mengatakan: “Setelah pendahulu saya mengingkari kesepakatan nuklir yang berhasil, Iran telah mengeluarkan undang-undang yang mengamanatkan percepatan cepat program nuklirnya. Kemudian, ketika pemerintahan terakhir berusaha untuk mengutuk Iran atas tindakan ini di Dewan Keamanan PBB, Amerika Serikat mendapati dirinya terisolasi dan sendirian.”

“Dalam minggu-minggu pertama saya sebagai presiden, pakar intelijen dan militer kami memperingatkan bahwa kawasan itu sangat tertekan. Dibutuhkan diplomasi yang mendesak dan intensif. Untuk memulihkan pencegahan, saya memerintahkan serangan udara sebagai tanggapan atas serangan terhadap pasukan kami dan memulai penjangkauan diplomatik yang serius untuk mewujudkan kawasan yang lebih stabil,” lanjut Biden.

Dia mencantumkan apa yang dia gambarkan sebagai keberhasilan pemerintahannya dalam menangani file di Irak, Yaman, dan Iran.

“Di Irak, kami mengakhiri misi tempur AS dan mengalihkan kehadiran militer kami untuk fokus pada pelatihan warga Irak, sambil mempertahankan koalisi global melawan ISIS yang kami bentuk ketika saya menjadi wakil presiden, sekarang didedikasikan untuk mencegah ISIS bangkit kembali," tulis Biden.

“Kami juga menanggapi ancaman terhadap orang Amerika. Frekuensi serangan yang disponsori Iran dibandingkan dengan dua tahun lalu telah menurun drastis. Dan Februari lalu, di Suriah, kami menangkap pemimpin ISIS Haji Abdullah, menunjukkan kemampuan Amerika untuk menghilangkan ancaman teroris di mana pun mereka mencoba bersembunyi," lanjut Presiden Biden.

Biden mencatat penunjukannya atas Timothy Lenderking sebagai utusan AS untuk Yaman, menambahkan bahwa ia terlibat dengan para pemimpin di seluruh wilayah untuk meletakkan dasar bagi gencatan senjata. "Ini telah menghasilkan pengiriman bantuan kemanusiaan dan sebagai hasilnya, beberapa bulan terakhir di Yaman adalah yang paling damai dalam tujuh tahun," paparnya.

Mengenai Iran, Biden mengatakan: “Kami bersatu kembali dengan sekutu dan mitra di Eropa dan di seluruh dunia untuk membalikkan isolasi kami; sekarang Iran yang terisolasi sampai kembali ke kesepakatan nuklir yang ditinggalkan pendahulu saya tanpa rencana untuk apa yang mungkin menggantikannya.”

“Bulan lalu, lebih dari 30 negara bergabung dengan kami untuk mengutuk kurangnya kerja sama Iran dengan Badan Energi Atom Internasional pada kegiatan nuklirnya di masa lalu. Pemerintahan saya akan terus meningkatkan tekanan diplomatik dan ekonomi sampai Iran siap untuk kembali mematuhi kesepakatan nuklir 2015, seperti yang tetap saya lakukan," lanjut dia.

Soal Israel dan Palestina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Rekomendasi
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved