Inflasi Membuat Harga Domba Qurban di Turki Melonjak Tajam
Minggu, 10 Juli 2022 - 15:29 WIB
loading...
Inflasi Membuat Harga Domba Qurban di Turki Melonjak Tajam. FOTO/Hurriyet Daily News
A
A
A
ISTANBUL - Laju inflasi di Turki membuat harga domba melonjak tajam. Imbasnya, perayaan Idul Adha menjadi sedikit ‘terganggu’ karena harga hewan qurban sangat sulit dijangkau.
Harga telah berlipat ganda atau bahkan tiga kali lipat sejak Presiden Recep Tayyip Erdogan memulai eksperimen ekonomi yang tidak lazim tahun lalu, yang telah membuat standar hidup orang Turki menderita.
Baca: Perindo Bagikan Paket Daging Kurban untuk Warga Medan
Seorang ibu muda di Turki, Gul Er, berharap bisa menawar harga salah satu hewan yang tampak paling minim di pameran ternak yang diadakan di bawah tenda putih, sebelum liburan Kurban Bayrami (Idul Adha).
“Ini adalah tugas suci,” katanya tentang membeli seekor domba, yang bersama dengan lembu dan kambing dikorbankan dan dagingnya dibagikan kepada orang miskin, teman, dan tetangga. “Tapi tahun ini, harganya tidak terjangkau,” kata Er, seperti dikutip dari Arab News.
Inflasi tahunan di Turki secara resmi telah mencapai 78,6 persen, meskipun para ekonom dan banyak orang Turki biasa meragukan data pemerintah. Bahkan, jika angka resmi dapat dipercaya, itu lebih tinggi daripada di pasar negara berkembang lainnya dan hampir 10 kali lipat rekor yang mengguncang Uni Eropa, di mana biaya hidup memicu krisis politik.
Baca: Lebaran Haji, Polda Metro Olah 198 Sapi Kurban Jadi Rendang
Harga telah berlipat ganda atau bahkan tiga kali lipat sejak Presiden Recep Tayyip Erdogan memulai eksperimen ekonomi yang tidak lazim tahun lalu, yang telah membuat standar hidup orang Turki menderita.
Baca: Perindo Bagikan Paket Daging Kurban untuk Warga Medan
Seorang ibu muda di Turki, Gul Er, berharap bisa menawar harga salah satu hewan yang tampak paling minim di pameran ternak yang diadakan di bawah tenda putih, sebelum liburan Kurban Bayrami (Idul Adha).
“Ini adalah tugas suci,” katanya tentang membeli seekor domba, yang bersama dengan lembu dan kambing dikorbankan dan dagingnya dibagikan kepada orang miskin, teman, dan tetangga. “Tapi tahun ini, harganya tidak terjangkau,” kata Er, seperti dikutip dari Arab News.
Inflasi tahunan di Turki secara resmi telah mencapai 78,6 persen, meskipun para ekonom dan banyak orang Turki biasa meragukan data pemerintah. Bahkan, jika angka resmi dapat dipercaya, itu lebih tinggi daripada di pasar negara berkembang lainnya dan hampir 10 kali lipat rekor yang mengguncang Uni Eropa, di mana biaya hidup memicu krisis politik.
Baca: Lebaran Haji, Polda Metro Olah 198 Sapi Kurban Jadi Rendang
Lihat Juga :