Ukraina Sudah Kerahkan 1.000 Perempuan untuk Perang Lawan Rusia

Sabtu, 09 Juli 2022 - 21:10 WIB
loading...
Ukraina Sudah Kerahkan...
Ukraina akui sudah kerahkan 1.000 perempuan untuk berperang sejak invasi Rusia dimulai 24 Februari. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Ukraina mengaku telah mengerahkan sekitar 1.000 perempuan untuk berperang melawan invasi Rusia . Mereka adalah sukarelawan yang mengajukan diri untuk berperang sejak invasi dimulai 24 Februari.

Angka itu dipaparkan Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Malyar.

“Dari 24 Februari hingga hari ini, kami telah mengerahkan sekitar 1.000 perempuan—mereka adalah yang datang secara sukarela dan menyatakan keinginan mereka untuk dimobilisasi,” katanya, seperti dikutip Fox News, Sabtu (9/7/2022).

Menjelang invasi Rusia, anggota Parlemen Ukraina merevisi undang-undang yang ada yang dapat mewajibkan perempuan berusia 18-60 tahun yang layak untuk dinas militer dan bekerja dalam profesi tertentu untuk berperang di militer Ukraina selama masa perang.

Wajib militer untuk perempuan diperluas untuk memasukkan sejumlah besar profesi kualifikasi untuk pendaftaran wajib, termasuk antara lain pustakawan, jurnalis, musisi dan psikolog.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved