Eks Komandan NATO Serukan Penghancuran Jembatan Terpanjang Eropa dengan Rudal Canggih AS
Sabtu, 09 Juli 2022 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ukraina Ancam Hancurkan Jembatan Terpanjang Eropa dengan Rudal Canggih AS
Breedlove mengeklaim serangan seperti itu dapat terwujud sebagai pembalasan terhadap Moskow yang memperketat blokade Angkatan Laut di Ukraina.
Rusia telah berulang kali menyatakan bahwa mereka siap untuk memberikan jalan yang aman untuk kapal-kapal kapal pembawa gandum dari Ukraina, menunjukkan bahwa serangan berat di pantai Ukraina dilakukan oleh militer Kiev, yang menjadi satu-satunya hambatan nyata untuk melanjutkan ekspor gandum melalui laut.
“Ada banyak pemimpin Barat dan mantan pemimpin seperti saya yang sedang berdiskusi sekarang tentang apa yang akan terjadi jika Rusia mulai menenggelamkan kapal gandum Ukraina atau jika blokade Angkatan Laut Rusia menjadi kinetik,” kata Breedlove.
"Beberapa orang yang saya ajak bicara mengatakan meruntuhkan Jembatan Kerch akan menjadi pukulan besar bagi Rusia. Jembatan Kerch adalah target yang sah," ujarnya, seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (9/7/2022).
Menurutnya, menghancurkan jembatan sepenuhnya akan membutuhkan operasi pengeboman khusus, namun membuatnya rusak untuk sementara harus menjadi tugas yang cukup sederhana.
Breedlove mengeklaim serangan seperti itu dapat terwujud sebagai pembalasan terhadap Moskow yang memperketat blokade Angkatan Laut di Ukraina.
Rusia telah berulang kali menyatakan bahwa mereka siap untuk memberikan jalan yang aman untuk kapal-kapal kapal pembawa gandum dari Ukraina, menunjukkan bahwa serangan berat di pantai Ukraina dilakukan oleh militer Kiev, yang menjadi satu-satunya hambatan nyata untuk melanjutkan ekspor gandum melalui laut.
“Ada banyak pemimpin Barat dan mantan pemimpin seperti saya yang sedang berdiskusi sekarang tentang apa yang akan terjadi jika Rusia mulai menenggelamkan kapal gandum Ukraina atau jika blokade Angkatan Laut Rusia menjadi kinetik,” kata Breedlove.
"Beberapa orang yang saya ajak bicara mengatakan meruntuhkan Jembatan Kerch akan menjadi pukulan besar bagi Rusia. Jembatan Kerch adalah target yang sah," ujarnya, seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (9/7/2022).
Menurutnya, menghancurkan jembatan sepenuhnya akan membutuhkan operasi pengeboman khusus, namun membuatnya rusak untuk sementara harus menjadi tugas yang cukup sederhana.
Lihat Juga :