Kelompok HAM Sebut Makin Banyak Pemuda Rusia yang Hindari Wajib Militer

Sabtu, 09 Juli 2022 - 14:20 WIB
loading...
A A A
Beberapa pemuda meninggalkan negara itu sementara yang lain mencari nasihat untuk mendapatkan pengecualian atau jalan alternatif, atau mengabaikan panggilan mereka dengan harapan pihak berwenang tidak mengejar mereka, menurut wawancara Reuters dengan tujuh pria yang saat ini berusaha menghindari wajib militer, serta lima pengacara dan pembela hak.

Baca: Putin: Tugas di Ukraina Hanya Diselesaikan Militer Profesional

Di Rusia, wajib militer diterapkan pada pria muda berusia 18 hingga 27 tahun. Seorang pria mengatakan kepada Reuters bahwa menolak untuk berperang telah menyebabkan ketegangan dengan anggota keluarga yang percaya melayani militer adalah tugas seorang pemuda.

Davydov mengatakan bahwa dia dapat melepaskan dirinya dari daftar dinas militer dan meninggalkan negara itu karena dia memiliki tawaran pekerjaan di luar negeri. Dia ingin kembali ke rumah suatu hari, katanya, tetapi menyesali itu mungkin tidak dalam waktu dekat: "Saya mencintai Rusia dan sangat merindukannya."

Kremlin merujuk pertanyaan ke kementerian pertahanan, yang tidak menanggapi permintaan komentar tentang seberapa luas penghindaran wajib militer dan apakah itu berdampak pada fungsi angkatan bersenjata Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Rusia: Presiden Ukraina...
Rusia: Presiden Ukraina Zelensky Adalah Target Militer yang Sah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved