Yunani Diam-diam Pakai Teknologi Israel untuk Tangkal Drone Turki

Kamis, 07 Juli 2022 - 12:03 WIB
loading...
Yunani Diam-diam Pakai...
Sistem Drone Dome dikembangkan perusahaan Rafael dari Israel. Foto/Rafael
A A A
ATHENA - Yunani diam-diam menggunakan teknologi Israel untuk membangun sistem pertahanan terhadap pesawat tak berawak (UAV atau drone) Turki.

Sistem itu dibangun untuk mengantisipasi serangan drone Turki. Langkah tersebut menjadi terobosan baru Yunani dalam konflik melawan Ankara.

“Athena telah membentuk payung yang benar-benar melawan kendaraan udara tak berawak musuh selama dua bulan terakhir, terutama di atas pulau-pulau dan situs-situs penting di negara itu,” ungkap artikel yang ditulis koresponden dan jurnalis pertahanan diplomatik, Vassilis Nedos, dilansir surat kabar Yunani, Kathimerini.

Baca juga: Rahasia Bayi Kembar Elon Musk Dibongkar Media

Diproduksi dan dibuat oleh perusahaan pertahanan Israel, Rafael Advanced Defense Systems, “Drone Dome” bekerja dengan mengganggu sistem komunikasi dan GPS drone dan berpotensi menetralisirnya.

Sistem itu juga dilaporkan dapat menembak jatuh drone otonom dengan laser 10 kilowatt yang tidak terlihat mata telanjang.

Perusahaan yang diam-diam menyediakan sistem pertahanan ke Yunani itu memiliki kebijakan untuk tidak mengungkapkan klien.

Baca juga: Rusia Berhasil Tes Senjata Anti-Drone di Medan Perang Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Latihan Rahasia Korea...
Latihan Rahasia Korea Selatan Disusupi Drone Jelang Hadapi Meksiko
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Berita Terkini
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina ke Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved