Diamuk Massa Saat Bubarkan Pesta, 22 Polisi Inggris Terluka

Kamis, 25 Juni 2020 - 22:35 WIB
loading...
Diamuk Massa Saat Bubarkan...
Sebanyak 22 anggota polisi Inggris terluka saat terlibat bentrok dengan massa saat membubarkan pesta musik ilegal di Brixton, London. Foto/Sky News
A A A
LONDON - Sebanyak 22 anggota polisi Inggris terluka saat berupaya membubarkan sebuah pesta musik ilegal di London. Sejumlah mobil patroli juga rusak akibat di serang massa yang mengamuk.

Otoritas berwajib di Inggris telah melarang sejumlah kegiatan selama penguncian (lockdown) guna mencegah penyebaran virus Corona , meski terjadi sejumlah pelanggaran.

Pihak kepolisian Inggris mengatakan mereka diserang saat menanggapi keluhan tentang kebisingan, perilaku anti sosial dan kekerasan di wilayah Brixton.

Tidak ada satu pun petugas yang mengalami luka serius, meskipun dua anggota polisi membutuhkan perawatan di rumah sakit. Beberapa mobil polisi rusak dan empat orang ditangkap.

Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel mengatakan insiden adalah sebuah tindakan kejahatan khususnya mengingat aksi penikaman tiga pria minggu lalu di sebuah taman di Reading yang dikatakan polisi sebagai insiden terorisme. (Baca: Polisi Inggris Tetapkan Aksi Penusukan di Reading sebagai Tindakan Terorisme )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Trump Ancam Hancurkan...
Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir
Rekomendasi
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved