Polisi Inggris Tetapkan Aksi Penusukan di Reading sebagai Tindakan Terorisme

Senin, 22 Juni 2020 - 01:16 WIB
loading...
Polisi Inggris Tetapkan...
Polisi Inggris mengumumkan bahwa aksi penusukan yang terjadi di kota Reading sebagai aksi terorisme. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Polisi Inggris mengumumkan bahwa aksi penusukan yang terjadi di kota Reading sebagai aksi terorisme. Tiga orang dilaporkan tewas dan tiga lainnya luka-luka dalam aksi penusukan yang diketahui dilakukan seorang pria berusia 25 tahun.

"Polisi Pencegahan Terorisme sekarang dapat mengkonfirmasi bahwa insiden penikaman yang terjadi di Reading telah dinyatakan sebagai insiden teroris," kata Kepolisian Lembah Thames dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (22/6/2020).

Awalnya, polisi dan pemerintah mengatakan insiden itu tampaknya bukan aksi terorisme dan mereka tetap berpikiran terbuka mengenai motifnya. Mereka mengatakan, mereka tidak mencari tersangka lain sehubungan dengan insiden itu.

Pemimpin Dewan Kota Reading, Jason Brock, menggambarkan peristiwa itu sebagai "insiden serius" dan mendesak masyarakat untuk menghindari pusat kota. ( Baca juga: Sejumlah Orang Ditikam di Taman Inggris, Tiga Tewas)

Insiden ini terjadi tidak lama setelah adanya aksi demonstrasi menentang rasisme di kota tersebut. Brock menegaskan bahwa pelaku tidak terkait dengan aksi tersebut, karena demonstrasi telah usai tiga jam sebelum aksi penusukan itu terjadi.

Sebuah video grafis yang beredar online menunjukkan tiga orang yang terluka terbaring di rumput taman dengan beberapa petugas polisi dan paramedis memberikan perawatan kepada mereka.
( Baca juga: Potret Kehidupan Warga Bedono Demak Berjibaku dengan Rob )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved