4 Penemuan Barang Antik dan Kuno Pembuka Tabir Peradaban Dunia
Senin, 04 Juli 2022 - 19:16 WIB
loading...
A
A
A
Diperkirakan, sepatu ini digunakan oleh seorang wanita Skithia pada 300-290 Sebelum Masehi. Sepatu berada dalam kondisi yang cukup baik karena suhu rendah di wilayah ini.
Ada yang mengatakan bahwa sepatu ini dibuat khusus untuk pemakaman. Namun ada yang berspekulasi bahwa sepatu tersebut adalah milik seorang wanita berpangkat tinggi yang tidak harus banyak berjalan, atau itu hanya untuk gaya hidup Skithia yang menghabiskan waktu di atas kuda sehingga kulit sepatu terhindar dari kerusakan.
Sepatu tersebut menampilkan sol rumit yang terbuat dari kulit merah lembut serta desain geometris yang dijahit dengan kristal pirit serta manik-manik hitam.
Manik-manik pada sepatu ini menjadi bagian dari koleksi State Hermitage Museum. Menurut para sejarawan, orang Skithia sering bersosialisasi di depan api sambil berlutut.
Hal ini menyebabkan bagian bawah sepatu akan terlihat oleh orang lain. Dengan demikian, bagian bawah sepatu merupakan aspek penting dari pakaian seseorang.
4. Penemuan Palet Lukis
Ditemukan palet lukis dengan perkiraan usia 3.000 tahun, yang berasal dari abad 1390-1352 Sebelum Masehi.
![4 Penemuan Barang Antik dan Kuno Pembuka Tabir Peradaban Dunia]()
Palet ini bertuliskan nama Amenhotep III, seorang firaun di Mesir. Pada palet ini masih terdapat jejak warna di dalamnya, yakni biru, hijau, kuning, hitam serta cokelat.
Penemuan ini pertama kali diakuisisi oleh Lord Carnarvon pada 1923. Kemudian palet lukis ini diakuisisi oleh museum pada 1926.
Saat ini, palet lukis tersebut menjadi salah satu koleksi yang dimiliki oleh Museum Met di Inggris. Ketika masa pemerintahan Amenhotep III, Mesir makmur dalam seni, budaya serta karya sejarah seni, yang mengingatkan pada peradaban kuno bahkan sebelum masa Kekaisaran Romawi kuno.
Ada yang mengatakan bahwa sepatu ini dibuat khusus untuk pemakaman. Namun ada yang berspekulasi bahwa sepatu tersebut adalah milik seorang wanita berpangkat tinggi yang tidak harus banyak berjalan, atau itu hanya untuk gaya hidup Skithia yang menghabiskan waktu di atas kuda sehingga kulit sepatu terhindar dari kerusakan.
Sepatu tersebut menampilkan sol rumit yang terbuat dari kulit merah lembut serta desain geometris yang dijahit dengan kristal pirit serta manik-manik hitam.
Manik-manik pada sepatu ini menjadi bagian dari koleksi State Hermitage Museum. Menurut para sejarawan, orang Skithia sering bersosialisasi di depan api sambil berlutut.
Hal ini menyebabkan bagian bawah sepatu akan terlihat oleh orang lain. Dengan demikian, bagian bawah sepatu merupakan aspek penting dari pakaian seseorang.
4. Penemuan Palet Lukis
Ditemukan palet lukis dengan perkiraan usia 3.000 tahun, yang berasal dari abad 1390-1352 Sebelum Masehi.

Palet ini bertuliskan nama Amenhotep III, seorang firaun di Mesir. Pada palet ini masih terdapat jejak warna di dalamnya, yakni biru, hijau, kuning, hitam serta cokelat.
Penemuan ini pertama kali diakuisisi oleh Lord Carnarvon pada 1923. Kemudian palet lukis ini diakuisisi oleh museum pada 1926.
Saat ini, palet lukis tersebut menjadi salah satu koleksi yang dimiliki oleh Museum Met di Inggris. Ketika masa pemerintahan Amenhotep III, Mesir makmur dalam seni, budaya serta karya sejarah seni, yang mengingatkan pada peradaban kuno bahkan sebelum masa Kekaisaran Romawi kuno.
(sya)
Lihat Juga :