Belarusia Ingin Sebar Nuklir Rusia untuk Tandingi Senjata Atom AS di Polandia
Senin, 04 Juli 2022 - 11:53 WIB
loading...
A
A
A
Lukashenko menjelaskan bahwa pembicaraannya dengan Putin tentang masalah tersebut tidak boleh dianggap sebagai “pemerasan nuklir", sebagaimana yang dipahami para pemimpin Barat pendukung Ukraina.
Dia mengeklaim bahwa kesimpulan Minsk harus dapat memberikan tanggapan timbal balik terhadap potensi tindakan bermusuhan dalam waktu 24 jam datang setelah periode konsultasi yang panjang.
“Untuk melakukan ini, kita perlu mempersiapkan. Dan kami akan mempersiapkan. Kami tidak mengancam siapa pun, kami tidak memeras siapa pun,” katanya.
Pada 25 Juni, Lukashenko meminta rekannya dari Rusia; Vladimir Putin, untuk membantu Belarusia meng-upgrade pesawat tempur Su-35 di Belarusia yang dia tekankan harus dapat membawa muatan senjata nuklir.
Putin memberi lampu hijau untuk modernisasi armada jet tempur Belarusia. Putin bahkan berjanji bahwa dalam beberapa bulan ke depan Rusia akan mengirim sistem rudal taktis Iskander-M yang bisa membawa hulu ledak nuklir ke negara sekutunya tersebut.
Dia mengeklaim bahwa kesimpulan Minsk harus dapat memberikan tanggapan timbal balik terhadap potensi tindakan bermusuhan dalam waktu 24 jam datang setelah periode konsultasi yang panjang.
“Untuk melakukan ini, kita perlu mempersiapkan. Dan kami akan mempersiapkan. Kami tidak mengancam siapa pun, kami tidak memeras siapa pun,” katanya.
Pada 25 Juni, Lukashenko meminta rekannya dari Rusia; Vladimir Putin, untuk membantu Belarusia meng-upgrade pesawat tempur Su-35 di Belarusia yang dia tekankan harus dapat membawa muatan senjata nuklir.
Putin memberi lampu hijau untuk modernisasi armada jet tempur Belarusia. Putin bahkan berjanji bahwa dalam beberapa bulan ke depan Rusia akan mengirim sistem rudal taktis Iskander-M yang bisa membawa hulu ledak nuklir ke negara sekutunya tersebut.
Lihat Juga :