Netanyahu Hendak Berkuasa Lagi, Komunitas Arab-Israel Bangkit Melawan

Jum'at, 01 Juli 2022 - 17:11 WIB
loading...
Netanyahu Hendak Berkuasa...
Mantan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan Partai Likud yang dipimpin mantan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu (Bibi), akan mendapatkan 34 kursi dari 120 kursi parlemen dalam pemilu nanti.

Jumlah tersebut 4 kursi lebih banyak dari putaran sebelumnya pada Maret 2021. Mitra koalisi Bibi, partai-partai Ultra-Ortodoks bertekad meraih 24 kursi lagi.

Itu artinya, Netanyahu hanya kurang tiga kursi lagi untuk kembali memimpin pemerintahan Israel yang baru.

Baca juga: Daerah di Palestina yang Belum Dikuasai Israel

Pada Kamis (30/6/2022), parlemen Israel, Knesset, membubarkan diri setelah sejumlah upaya gagal awal pekan ini.

Akibatnya, warga Israel akan kembali pergi ke tempat pemungutan suara pada 1 November, untuk kelima kalinya dalam tiga tahun.

Situasi ini tidak mengejutkan bagi banyak pihak. Odeh Bisharat, humas dan jurnalis Arab Israel, mengatakan dia tidak terkejut dengan keputusan membubarkan Parlemen.

Baca juga: Agama Warga Negara Turki dan Persentasenya

Dia menambahkan bahwa komunitas Arab lainnya di Israel juga akan memberikan reaksinya.

"Publik Arab mengharapkan pemerintah ini jatuh, hanya karena perbedaan di dalamnya terlalu berat dan mereka tidak bisa menyepakati apa pun," ujar Odeh Bisharat.

Sejak dimulai pada pertengahan Juni 2021, koalisi pemerintahan PM Naftali Bennett, yang terdiri dari delapan partai dengan ideologi yang sangat kontras.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Berita Terkini
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved