10 Perkembangan Terbaru Pria Hindu Dibunuh karena Dukung Penghina Nabi Muhammad

Rabu, 29 Juni 2022 - 11:48 WIB
loading...
10 Perkembangan Terbaru...
Warga berkumpul di lokasi tempat pria Hindu dibunuh di tokonya di India. Foto/swarajyamag.com
A A A
NEW DELHI - Pembunuhan mengerikan terhadap seorang penjahit di Udaipur Rajasthan pada Selasa telah memicu ketegangan lebih lanjut di seluruh India.

Penjahit itu yang diidentifikasi sebagai Kanhaiya Lal dibunuh oleh dua pria yang memenggal kepalanya.

10 Perkembangan Terbaru Pria Hindu Dibunuh karena Dukung Penghina Nabi Muhammad

Dua tersangka pelaku pemenggalan terhadap pria Hindu di India.

Pelaku kemudian merekam video yang mengaku membunuh pria Hindu tersebut. Pria Hindu itu melalui postingan media sosial mendukung mantan juru bicara BJP Nupur Sharma yang menghina Nabi Muhammad SAW.

Ketegangan berkobar di Udaipur setelah pembunuhan di siang bolong tersebut. Demonstran turun ke jalan untuk memprotes tindakan kekerasan, mendorong pihak berwenang memberlakukan jam malam di tujuh area kantor polisi kota.

Baca juga: India Memanas, Warga Hindu Dipenggal karena Dukung Penghina Nabi Muhammad

Saat kemarahan atas insiden itu menyebar, perintah larangan sesuai Pasal 144 CrPC diterapkan di seluruh Rajasthan pada Selasa (28/6/2022).

Kementerian Dalam Negeri Union telah mengirim tim dari Badan Investigasi Nasional (NIA) ke Udaipur untuk menyelidiki insiden tersebut.

Berikut adalah perkembangan teratas dalam cerita ini:

1. Dua pria menggorok leher seorang penjahit di Udaipur pada Selasa (28/6/2022) atas dugaan posting media sosial untuk mendukung Nupur Sharma, yang baru-baru ini menjadi berita karena pernyataan kontroversialnya yang menghina Nabi Muhammad.

India Today TV telah mengetahui bahwa pembunuhan itu mengikuti posting yang diunggah putra pemilik toko yang berusia delapan tahun untuk mendukung pemimpin Partai Bharatiya Janata (BJP).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Mau Ikut Pilih Logo...
Mau Ikut Pilih Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI? Begini Caranya
Dana Rampasan Rp153,6...
Dana Rampasan Rp153,6 Miliar Kembali ke TASPEN, Buah Manis Sinergi dengan KPK
Berita Terkini
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Infografis
10 Negara dengan Jumlah...
10 Negara dengan Jumlah Perempuan Lebih Banyak daripada Pria
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved