Norwegia Tetapkan Penembakan Oslo Sebagai Serangan Teroris

Minggu, 26 Juni 2022 - 09:21 WIB
loading...
A A A
"Saya melihat seorang pria datang dengan tas, dia mengambil pistol dan mulai menembak," kata jurnalis Olav Roenneberg dari NRK, yang berada di area tersebut pada saat itu.

Seorang wanita mengatakan kepada surat kabar Verdens Gang bahwa pria bersenjata itu telah membidik sasarannya dengan hati-hati.

"Ketika saya mengerti bahwa itu serius, saya lari. Ada seorang pria berlumuran darah tak bergerak di lantai," katanya.

Seorang pria lain mengatakan kepada surat kabar bahwa dia telah melihat banyak orang tergeletak di tanah dengan luka di kepala.

Baca juga: Tersangka Penembakan Oslo adalah Warga Norwegia Keturunan Iran

Penyerang ditangkap oleh petugas polisi - yang dibantu oleh para saksi mata - beberapa menit kemudian. Dua senjata ditemukan di TKP oleh polisi, salah satunya senjata otomatis.

Pihak berwenang kemudian mengatakan tersangka adalah warga negara Norwegia.

Dari 21 korban luka, 10 dalam kondisi serius.

Tingkat siaga teror di Norwegia kini telah dinaikkan ke tingkat tertinggi, meskipun dinas intelijen negara itu, PST, mengatakan saat ini "tidak ada indikasi" kemungkinan serangan lebih lanjut.

Pelaku telah dikenal oleh dinas keamanan sejak 2015 sebagai "diduga radikal radikal", dan memiliki riwayat penyakit mental, kata PST.

Parade gay atau pride tahunan di Oslo yang akan diadakan pada hari Sabtu, dan secara resmi dibatalkan atas saran dari pihak kepolisian.

Namun terlepas dari itu, ratusan orang berbaris di dekat tempat kejadian beberapa saat kemudian sambil berteriak: "Kami di sini, kami aneh, kami tidak akan menghilang!"
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
Imbas Norwegia Larang...
Imbas Norwegia Larang Jual Rudal Canggih, Kapal Perang Malaysia seperti Harimau Tanpa Taring
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved