Wali Kota Akui Severodonetsk Sudah Diduduki Sepenuhnya oleh Tentara Rusia

Minggu, 26 Juni 2022 - 01:01 WIB
loading...
Wali Kota Akui Severodonetsk Sudah Diduduki Sepenuhnya oleh Tentara Rusia
Pasukan pro-Rusia, termasuk unit pasukan khusus Chechnya berada di depan gedung Azovstal Iron and Steel Works, Mariupol, 21 April 2022. Foto/REUTERS
A A A
DONBASS - Wali Kota Severodonetsk Oleksandr Striuk mengakui wilayah itu sudah "diduduki sepenuhnya" oleh tentara Rusia. Pernyataan itu diungkapkan pada Sabtu (25/6/2022), setelah beberapa pekan memperebutkan kota utama di timur.

“Kota ini telah sepenuhnya diduduki Rusia,” ungkap Wali Kota Oleksandr Striuk.

Tentara Ukraina pada Jumat (24/6/2022) mengatakan akan menarik pasukannya dari kota berpenduduk sekitar 100.000 jiwa sebelum perang, untuk mempertahankan kota tetangga Lysychansk dengan lebih baik.

Baca juga: Rusia Tidak Akan Bergabung dengan Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir

Striuk mengatakan warga sipil mulai meninggalkan pabrik kimia Azot, tempat beberapa ratus orang bersembunyi dari serangan Rusia.

“Orang-orang ini telah menghabiskan hampir tiga bulan hidup mereka di ruang bawah tanah, tempat penampungan. Itu sulit secara emosional dan fisik,” ujar dia.

Baca juga: Drone AS Tak akan Bertahan Lama di Ukraina, Kiev Kini Inginkan F-16

Dia menambahkan, mereka sekarang membutuhkan dukungan medis dan psikologis.

Separatis pro-Moskow mengatakan pasukan Rusia dan pro-Rusia telah menguasai pabrik Azot dan "mengevakuasi" lebih dari 800 warga sipil yang berlindung di sana.

“Pasukan telah mengambil kendali penuh dari zona industri pabrik Azot," ujar perwakilan separatis Andrei Marochko di Telegram.

Juru bicara separatis lainnya, Ivan Filiponenko, mengatakan sekitar 800 warga sipil yang berlindung di pabrik selama berminggu-minggu pertempuran telah dievakuasi.

Rusia yang juga menguasai Lysychansk akan secara efektif memberi mereka kendali atas wilayah Luhansk yang lebih luas, dan memungkinkan mereka mendorong lebih jauh ke Donbass yang lebih luas.

(sya)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1374 seconds (11.210#12.26)