Orang Temanggung, Sosok di Balik Sepeda Bambu Jokowi dan PM Australia
Jum'at, 24 Juni 2022 - 15:30 WIB
loading...
Presiden Indonesia Joko Widodo (kiri) dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese saat bersiap mengayuh sepeda bambu di Istana Bogor, 6 Juni 2022. Foto/BPMI Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengajak Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese mengelilingi taman yang rimbun di Istana Bogor dengan sepeda bambu awal bulan ini. Presiden juga menghadiahkan sepeda itu kepada pemimpin baru Australia.
Sosok perancang sepeda bambu itu adalah Singgih Susilo Kartono, warga sebuah desa kecil di Temanggung, Jawa Tengah.
Malam sebelumnya, Singgih mengetahui bahwa model Spedagi yang dia buat yang akan dikendarai oleh kedua pemimpin dalam momen unik "diplomasi sepeda".
PM Albanese menanggalkan jaket dan dasinya serta mengenakan helm, kemudian mengayuh sepeda roda dua yang ringan dan ramah lingkungan.
Baca juga: Momen Jokowi Tawarkan Sepeda Bambu kepada Perdana Menteri Australia
Perancang sepeda bambu berusia 54 tahun itu mengatakan kepada AFP bahwa isyarat diplomatik itu adalah "momen istimewa dan ajaib" baginya setelah bertahun-tahun bekerja dalam merancang sepeda.
"Bukan soal sepedanya dibeli Jokowi, tapi faktanya dipakai untuk menyambut PM (Albanese)," katanya, yang dillansir Jumat (24/6/2022).
Sosok perancang sepeda bambu itu adalah Singgih Susilo Kartono, warga sebuah desa kecil di Temanggung, Jawa Tengah.
Malam sebelumnya, Singgih mengetahui bahwa model Spedagi yang dia buat yang akan dikendarai oleh kedua pemimpin dalam momen unik "diplomasi sepeda".
PM Albanese menanggalkan jaket dan dasinya serta mengenakan helm, kemudian mengayuh sepeda roda dua yang ringan dan ramah lingkungan.
Baca juga: Momen Jokowi Tawarkan Sepeda Bambu kepada Perdana Menteri Australia
Perancang sepeda bambu berusia 54 tahun itu mengatakan kepada AFP bahwa isyarat diplomatik itu adalah "momen istimewa dan ajaib" baginya setelah bertahun-tahun bekerja dalam merancang sepeda.
"Bukan soal sepedanya dibeli Jokowi, tapi faktanya dipakai untuk menyambut PM (Albanese)," katanya, yang dillansir Jumat (24/6/2022).
Lihat Juga :