Kim Jong-un Perintahkan Penguatan Kemampuan Pertahanan Negara
Jum'at, 24 Juni 2022 - 06:10 WIB
loading...
Kim Jong-un Perintahkan Penguatan Kemampuan Pertahanan Negara. FOTO/Reuters
A
A
A
SEOUL - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un memerintahkan penguatan kemampuan pertahanan negara. Menurut media pemerintah Korut, KCNA, penegasan itu disampaikan Jong-un saat ia mengakhiri pertemuan partai dengan pejabat tinggi militer.
Pertemuan itu diawasi ketat karena spekulasi yang berkembang bahwa Pyongyang dapat melakukan uji coba nuklir pertamanya dalam lima tahun, yang menurut pejabat Amerika Serikat dan Korea Selatan dapat dilakukan "kapan saja".
Baca: Kim Jong-un Pimpin Pertemuan Militer Korut, Bakal Tes Senjata Nuklir?
“Kim memimpin Pertemuan Tiga hari Komisi Militer Pusat ke-8 yang berakhir pada Kamis (23/6/2022), di mana para pejabat tinggi memeriksa dan menyetujui masalah penting dalam memberikan jaminan militer untuk lebih memperkuat pencegah perang negara itu," sebut lapor KCNA, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (24/6/2022).
Laporan KCNA tidak secara langsung menyebutkan program nuklir atau rudal balistik Korut, tetapi mengatakan Ri Pyong Chol, yang telah memimpin pengembangan rudal Korut, terpilih sebagai wakil ketua Komisi Militer Pusat Partai yang kuat.
"(Kim) menekankan perlunya seluruh tentara untuk mengkonsolidasikan dalam segala hal kemampuan pertahanan diri yang kuat untuk mengalahkan kekuatan musuh," lanjut laporan KCNA.
Selama pertemuan itu, Korut jarang menyinggung tentang merevisi rencana perangnya, dan mengatakan pihaknya memutuskan untuk meningkatkan tugas operasional unit garis depannya dengan "rencana aksi militer yang penting."
Pertemuan itu diawasi ketat karena spekulasi yang berkembang bahwa Pyongyang dapat melakukan uji coba nuklir pertamanya dalam lima tahun, yang menurut pejabat Amerika Serikat dan Korea Selatan dapat dilakukan "kapan saja".
Baca: Kim Jong-un Pimpin Pertemuan Militer Korut, Bakal Tes Senjata Nuklir?
“Kim memimpin Pertemuan Tiga hari Komisi Militer Pusat ke-8 yang berakhir pada Kamis (23/6/2022), di mana para pejabat tinggi memeriksa dan menyetujui masalah penting dalam memberikan jaminan militer untuk lebih memperkuat pencegah perang negara itu," sebut lapor KCNA, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (24/6/2022).
Laporan KCNA tidak secara langsung menyebutkan program nuklir atau rudal balistik Korut, tetapi mengatakan Ri Pyong Chol, yang telah memimpin pengembangan rudal Korut, terpilih sebagai wakil ketua Komisi Militer Pusat Partai yang kuat.
"(Kim) menekankan perlunya seluruh tentara untuk mengkonsolidasikan dalam segala hal kemampuan pertahanan diri yang kuat untuk mengalahkan kekuatan musuh," lanjut laporan KCNA.
Selama pertemuan itu, Korut jarang menyinggung tentang merevisi rencana perangnya, dan mengatakan pihaknya memutuskan untuk meningkatkan tugas operasional unit garis depannya dengan "rencana aksi militer yang penting."
Lihat Juga :