Kim Jong-un Pimpin Pertemuan Militer Korut, Bakal Tes Senjata Nuklir?

Kamis, 23 Juni 2022 - 08:51 WIB
loading...
Kim Jong-un Pimpin Pertemuan Militer Korut, Bakal Tes Senjata Nuklir?
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Dia telah memimpin pertemuan militer di tengah kuatnya dugaan tes senjata nuklir akan segera terjadi. Foto/KCNA via REUTERS
A A A
SEOUL - Kim Jong-un , pemimpin Korea Utara (Korut) memimpin hari kedua pertemuan partai yang membahas kebijakan militer dan pertahanannya pada Rabu. Pertemuan digelar di tengah kuatnya dugaan bahwa tes senjata nuklir Pyongyang akan segera terjadi.

Pertemuan partai itu dilaporkan media pemerintah Korut, Korea Central News Agency (KCNA), pada Kamis (23/6/2022).

Pada pertemuan tersebut, partai berkuasa—Partai Buruh Korea—membahas penambahan tugas operasi unit garis depan, modifikasi rencana operasi dan restrukturisasi formasi organisasi militer utama.

Laporan KCNA menambahkan, Kim menekankan pentingnya upaya untuk meningkatkan kemampuan operasional unit garis depan.

Baca juga: AS Ancam Respons Kuat dan Cepat Jika Korut Uji Senjata Nuklir

Pertemuan itu diawasi dengan ketat karena dapat memberikan petunjuk tentang waktu uji coba senjata nuklir, yang tampaknya telah dipersiapkan Korea Utara selama berminggu-minggu.



Pejabat Korea Selatan mengatakan tes senjata nuklir Korut bisa datang kapan saja dan waktunya akan diputuskan oleh Kim Jong-un.

Tetapi seorang pejabat di Kantor Kepresidenan Korea Selatan pada hari Rabu mengatakan dia pikir Korea Utara dapat menunda apa yang akan menjadi uji coba ketujuh senjata nuklirnya dengan mempertimbangkan kalender politik China dan situasi pandemi COVID-19 negara itu.

Kim Jong-un pada hari Selasa memimpin pertemuan militer, yang dilaporkan KCNA membahas tugas-tugas utama untuk lebih meningkatkan fungsi dan peran komisi militer di semua tingkatan serta garis kebijakan militer dan kebijakan pertahanan utama partai.

Tahun lalu, Kim Jong-un menyusun rencana pengembangan militer yang mencakup bom nuklir yang lebih kecil, rudal hipersonik, satelit mata-mata, dan drone.

Pada bulan April, dia meminta militer negara itu untuk meningkatkan kekuatan mereka dalam segala hal untuk memusnahkan musuh, dan telah menguji sejumlah rudal balistik yang belum pernah terjadi sebelumnya tahun ini, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM), rudal hipersonik baru, dan rudal balistik jarak pendek yang berpotensi dirancang untuk menjadi senjata nuklir taktis.

Sementara itu, Korea Utara baru-baru ini melaporkan wabah epidemi usus tak dikenal di wilayah terkenalnya, yang telah menambah tekanan lebih lanjut pada ekonomi yang terisolasi, yang telah berjuang melawan kekurangan makanan kronis dan gelombang infeksi COVID-19.
(min)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1694 seconds (10.55#12.26)