Studi: Rusia Bisa Duduki Lysychansk dalam Beberapa Hari Mendatang
Kamis, 23 Juni 2022 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
Penelitian ISW menunjuk ke sebuah pos dari saluran Telegram Rusia Rybar yang menyatakan bahwa pasukan telah menguasai daerah sekitar 6 mil selatan Lysychansk.
"Lysychansk terus menderita dari serangan musuh. Hanya dalam beberapa hari, para Orc mendatangkan malapetaka di kota," kata Gubernur Luhansk Serhiy Haidai dalam sebuah posting Telegram Rabu, menggunakan penghinaan yang umum digunakan untuk tentara Rusia.
Sehari sebelumnya, Haidai memposting bahwa Rusia mendapatkan pijakan di kota-kota terdekat untuk maju di Lysychansk.
Dalam laporannya ISW mengatakan bahwa postingan Telegram Haidai menunjukkan bahwa kota kembar tidak sepenuhnya dikepung dan pasukan Ukraina masih menguasai daerah barat daya Severodonetsk di sepanjang tepi timur Sungai Donets Siverskyi.
Baca juga: Ukraina Serang Anjungan Minyak Laut Hitam yang Jadi Basis Pasukan Rusia
Laporan ISW menyatakan bahwa sistem pertahanan udara Rusia di timur Ukraina menggagalkan drone Ukraina dan merusak kemampuan militer negara itu. Laporan ini juga menyatakan bahwa komunitas militer Rusia telah melaporkan bahwa pihak berwenang mengalami kesulitan mengisi jajaran angkatan bersenjatanya, dan mengerahkan rekrutan yang kurang terlatih sambil mengandalkan "personel yang dimobilisasi secara paksa."
"Lysychansk terus menderita dari serangan musuh. Hanya dalam beberapa hari, para Orc mendatangkan malapetaka di kota," kata Gubernur Luhansk Serhiy Haidai dalam sebuah posting Telegram Rabu, menggunakan penghinaan yang umum digunakan untuk tentara Rusia.
Sehari sebelumnya, Haidai memposting bahwa Rusia mendapatkan pijakan di kota-kota terdekat untuk maju di Lysychansk.
Dalam laporannya ISW mengatakan bahwa postingan Telegram Haidai menunjukkan bahwa kota kembar tidak sepenuhnya dikepung dan pasukan Ukraina masih menguasai daerah barat daya Severodonetsk di sepanjang tepi timur Sungai Donets Siverskyi.
Baca juga: Ukraina Serang Anjungan Minyak Laut Hitam yang Jadi Basis Pasukan Rusia
Laporan ISW menyatakan bahwa sistem pertahanan udara Rusia di timur Ukraina menggagalkan drone Ukraina dan merusak kemampuan militer negara itu. Laporan ini juga menyatakan bahwa komunitas militer Rusia telah melaporkan bahwa pihak berwenang mengalami kesulitan mengisi jajaran angkatan bersenjatanya, dan mengerahkan rekrutan yang kurang terlatih sambil mengandalkan "personel yang dimobilisasi secara paksa."
Lihat Juga :