Imbas Kebakaran, 20.000 Rumah di Hong Kong Tanpa Listrik Selama 2 Hari

Rabu, 22 Juni 2022 - 14:50 WIB
loading...
Imbas Kebakaran, 20.000...
Imbas Kebakaran, 20.000 Rumah di Hong Kong Tanpa Listrik Selama 2 Hari. FOTO/CNA
A A A
HONG KONG - Kebakaran yang melanda instalasi jembatan listrik di Hong Kong menyebabkan 20.000 rumah tangga tanpa listrik selama dua hari di tengah cuaca panas dan lembab. Pemerintah kota meminta penyelidikan atas kecelakaan yang terjadi pada Selasa (21/6/2022).

Selama ini, pemadaman listrik skala besar jarang terjadi di Hong Kong. Pemasok listrik CLP Power mengatakan, salah satu jembatan kabelnya di distrik utara Yuen Long terbakar pada Selasa pukul 7 malam.

Baca: Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Teluknaga Terbakar Disertai Ledakan

“Ini memutus aliran listrik ke sekitar 160.000 pelanggan. Tidak ada cedera,” sebut pernyataan CLP Power, seperti dikutip dari Reuters.

“Listrik ke layanan penting, termasuk rumah sakit dan kereta api, telah dipulihkan. Tetapi, dua hari lagi akan diperlukan untuk memulihkan pasokan ke 20.000 pelanggan yang tersisa,” lanjut pernyataan perusahaan itu.

Sama seperti belahan dunia lainnya, saat ini Hong Kong mulai memasuki musim panas. Suhu di wilayah itu bisa mencapai 31 derajat celcius dengan tingkat kelembapan yang tinggi.

Baca: Rusia Disebut Dapat Padamkan Listrik AS Hanya dalam Satu Langkah

"Kami memahami bahwa insiden pemadaman listrik dalam cuaca yang sangat panas ini telah sangat mempengaruhi masyarakat, dan kami sangat menyesal untuk ini," sebut pernyataan Pemerintah Hong kong.

Pemerintah menambahkan dalam pernyataannya bahwa mereka telah meminta CLP Power untuk menentukan penyebab kecelakaan dan menyerahkan laporan. Biro pendidikan mengatakan lusinan sekolah di daerah itu kehilangan aliran listrik dan perlu menghentikan kelas pada Rabu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
IATA Peringatkan Krisis...
IATA Peringatkan Krisis Avtur akan Terjang Asia Terlebih Dulu, Baru Eropa dan Amerika Latin
Kebakaran Hebat Lumat...
Kebakaran Hebat Lumat Pangkalan Inggris yang Digunakan Pesawat AS Bombardir Iran
Markas Kebakaran dan...
Markas Kebakaran dan Bos Diduga Tewas, Yakuza Jepang Rapat Darurat
Lagi, Kapal Induk Nuklir...
Lagi, Kapal Induk Nuklir AS Dilanda Kebakaran, 3 Pelaut Terluka
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved