ACT dan FORJIM Kecam Penembakan Jurnalis Aljazeera oleh Pasukan Israel
Selasa, 21 Juni 2022 - 19:08 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Dudy menjelaskan, penembakan atau serangan dalam bentuk lainnya terhadap jurnalis oleh pasukan Israel memang kerap terjadi di Palestina. Berdasarkan data yang dihimpun FORJIM, ada puluhan jurnalis Palestina yang meninggal akibat serangan Israel sejak tahun 2001.
"Sementara pada tahun 2021 kemarin, Israel melancarkan serangan udaranya ke kantor media Aljazeera dan Associated Press (AP) di Gaza. Ini menjadi rentetan serangan Israel ke insan pers pada tahun tersebut, dan upaya mereka memutus informasi agar masyarakat internasional tidak bisa mengetahui apa yang telah Israel lakukan di Gaza," jelas Dudy.
Sementara itu, Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Network ACT menyatakan, penembakan Abu Akleh adalah bukti bahwa pasukan Israel tidak pernah pandang bulu dalam melakukan serangannya. Bukan hanya jurnalis, bahkan warga sipil yang masih anak-anak, disebut Faradiba, juga kerap menerima serangan Israel.
Baca juga: Kutuk Pembunuhan Abu Akleh Oleh Isrel, Ratusan Selebriti Kecam Standar Ganda Barat
"Padahal Abu Akleh sendiri memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat. Namun karena ia tidak berdiri di sana mendukung Israel, maka pasukan Israel telah melabeli dirinya sebagai seorang musuh. Jadi melihat apa yang dilakukan Israel bukan hanya persoalan agama. Tapi ini adalah permasalahan kemanusian yang sangat besar," ucap Faradiba.
"Sementara pada tahun 2021 kemarin, Israel melancarkan serangan udaranya ke kantor media Aljazeera dan Associated Press (AP) di Gaza. Ini menjadi rentetan serangan Israel ke insan pers pada tahun tersebut, dan upaya mereka memutus informasi agar masyarakat internasional tidak bisa mengetahui apa yang telah Israel lakukan di Gaza," jelas Dudy.
Sementara itu, Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Network ACT menyatakan, penembakan Abu Akleh adalah bukti bahwa pasukan Israel tidak pernah pandang bulu dalam melakukan serangannya. Bukan hanya jurnalis, bahkan warga sipil yang masih anak-anak, disebut Faradiba, juga kerap menerima serangan Israel.
Baca juga: Kutuk Pembunuhan Abu Akleh Oleh Isrel, Ratusan Selebriti Kecam Standar Ganda Barat
"Padahal Abu Akleh sendiri memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat. Namun karena ia tidak berdiri di sana mendukung Israel, maka pasukan Israel telah melabeli dirinya sebagai seorang musuh. Jadi melihat apa yang dilakukan Israel bukan hanya persoalan agama. Tapi ini adalah permasalahan kemanusian yang sangat besar," ucap Faradiba.
Lihat Juga :