Negara-negara UE Dorong Sanksi Baru untuk Rusia
Senin, 20 Juni 2022 - 22:31 WIB
loading...
Negara-negara UE Dorong Sanksi Baru untuk Rusia. FOTO/Reuters
A
A
A
LUXEMBOURG - Beberapa negara Uni Eropa (UE) mendorong untuk mulai mengerjakan paket sanksi baru terhadap Rusia dan Belarusia atas invasi ke Ukraina. UE juga ingin memberikan lebih banyak dukungan militer ke Kiev, menurut diplomat dan rancangan dokumen.
“Sekitar sepertiga dari 27 pemerintah UE, sebagian besar negara bagian Nordik dan timur, menginginkan Komisi UE untuk mulai mengerjakan sanksi putaran ketujuh,” kata para diplomat, seperti dilaporkan Reuters.
Baca: Pengurangan Pasokan Gas Rusia Makin Besar, Pembeli Teratas Eropa Tercekik
Versi terbaru dari rancangan kesimpulan dari pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa yang akan diadakan akhir pekan ini tidak termasuk referensi sanksi baru. Tetapi para diplomat mengatakan, teks tersebut, tertanggal 15 Juni dan dilihat oleh Reuters, kemungkinan akan diubah setelah pertemuan Utusan Uni Eropa pada Senin (20/6/2022) malam.
“Jerman dan beberapa negara lain sekarang lebih memilih untuk fokus pada penerapan sanksi yang ada dan menutup celah, daripada memulai proses kompleks untuk menyetujui langkah-langkah baru,” kata para diplomat.
“Sekitar sepertiga dari 27 pemerintah UE, sebagian besar negara bagian Nordik dan timur, menginginkan Komisi UE untuk mulai mengerjakan sanksi putaran ketujuh,” kata para diplomat, seperti dilaporkan Reuters.
Baca: Pengurangan Pasokan Gas Rusia Makin Besar, Pembeli Teratas Eropa Tercekik
Versi terbaru dari rancangan kesimpulan dari pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa yang akan diadakan akhir pekan ini tidak termasuk referensi sanksi baru. Tetapi para diplomat mengatakan, teks tersebut, tertanggal 15 Juni dan dilihat oleh Reuters, kemungkinan akan diubah setelah pertemuan Utusan Uni Eropa pada Senin (20/6/2022) malam.
“Jerman dan beberapa negara lain sekarang lebih memilih untuk fokus pada penerapan sanksi yang ada dan menutup celah, daripada memulai proses kompleks untuk menyetujui langkah-langkah baru,” kata para diplomat.
Lihat Juga :