PM Johnson: Inggris Harus Terus Dukung Kiev

Minggu, 19 Juni 2022 - 02:01 WIB
loading...
PM Johnson: Inggris...
PM Johnson: Inggris Harus Terus Dukung Kiev. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Penting bagi Inggris untuk terus menunjukkan bahwa mereka mendukung Ukraina untuk jangka panjang. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson , Sabtu (18/6/2022). Ia juga memperingatkan risiko "kelelahan Ukraina" saat perang berlanjut.

"Rusia bergerak maju inci demi inci dan sangat penting bagi kami untuk menunjukkan apa yang kami tahu benar bahwa Ukraina dapat menang dan akan menang," kata Johnson kepada wartawan setibanya kembali di Inggris dari kunjungan ke Kiev.

Baca: Kembali Kunjungi Garis Depan, Zelensky: Kami Pasti Akan Menang!

Perjalanan baru-baru ini ke Kiev adalah yang kedua bagi Johnson setelah dia sebelumnya bertemu Presiden Volodymyr Zelensky pada 9 April. Johnson, yang selamat dari mosi tidak percaya awal bulan ini, disambut oleh Zelensky sebagai "teman baik" dan memposting foto dirinya dengan presiden Ukraina, dengan kata-kata "Tuan Presiden, Volodymyr, Senang berada di Kiev lagi".

"Ketika kelelahan Ukraina terjadi, sangat penting untuk menunjukkan bahwa kami bersama mereka untuk jangka panjang dan kami memberi mereka ketahanan strategis yang mereka butuhkan," kata Johnson, seperti dikutip dari Reuters.

Johnson menawarkan untuk meluncurkan operasi pelatihan besar bagi pasukan Ukraina, dengan potensi untuk melatih hingga 10.000 tentara setiap 120 hari pada pertemuan itu, kata kantornya.

Baca: Presiden Belarusia Peringatkan Kiev Tidak Lancarkan Serangan ke Wilayah Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Tersingkir dari Piala...
Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pemain Kolombia Dapat Ancaman Pembunuhan
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
DPR Targetkan RUU Perampasan...
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Dibahas dan Disahkan Tahun Ini
Tenaris Berikan Beasiswa...
Tenaris Berikan Beasiswa untuk 360 Siswa dan Bantuan Fasilitas Sekolah di Cilegon serta Batam
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved