Sejarah Medellin, Kartel Narkoba Terbesar di Kolombia Pimpinan Pablo Escobar
Jum'at, 17 Juni 2022 - 20:37 WIB
loading...
A
A
A
Escobar, sang pemimpin kartel Medellin, mendapat julukan The Godfather versi Kolombia. Selain itu, dia juga dikenal dengan nama El Padrino. Dalam menjalankan bisnisnya, dia tidak segan untuk menyuap pejabat pemerintah maupun petugas keamanan setempat.
Sementara dunia mengenalnya sebagai penjahat, penduduk Medellin, Kolombia, menganggapnya sebagai pengusaha murah hati. Di kota setempat, dia dikenal sangat dermawan dan membantu orang-orang miskin.
Namun, selain menjalankan bisnis narkoba, kartel Medellin juga kerap terlibat dalam tindak kekerasan dan kejahatan. Anggota kartel tersebut diketahui telah melakukan pembunuhan atas perintah orang yang tidak dikenali. Bahkan, beberapa sumber mengatakan ada sekitar 4.000 orang yang menjadi korbannya.
Mereka tidak hanya membunuh warga sipil dan anggota kartel lain, tapi juga menargetkan polisi, jurnalis, hakim, hingga pejabat di Kolombia. Kartel Medellin bahkan pernah membunuh calon presiden Kolombia Luis Carlos Galan yang kala itu hendak berpidato di depan umum.
Per 1989, Escobar dan kartel Medellin bertanggung jawab atas serangan kriminal paling mematikan di Kolombia. Berupaya membunuh calon presiden Cesar Gaviria Trujillo, kartel Medellin menempatkan sebuah bom di pesawat Avianca Penerbangan 203. Alhasil, pesawat meledak dan menewaskan 107 orang.
Sementara dunia mengenalnya sebagai penjahat, penduduk Medellin, Kolombia, menganggapnya sebagai pengusaha murah hati. Di kota setempat, dia dikenal sangat dermawan dan membantu orang-orang miskin.
Namun, selain menjalankan bisnis narkoba, kartel Medellin juga kerap terlibat dalam tindak kekerasan dan kejahatan. Anggota kartel tersebut diketahui telah melakukan pembunuhan atas perintah orang yang tidak dikenali. Bahkan, beberapa sumber mengatakan ada sekitar 4.000 orang yang menjadi korbannya.
Mereka tidak hanya membunuh warga sipil dan anggota kartel lain, tapi juga menargetkan polisi, jurnalis, hakim, hingga pejabat di Kolombia. Kartel Medellin bahkan pernah membunuh calon presiden Kolombia Luis Carlos Galan yang kala itu hendak berpidato di depan umum.
Per 1989, Escobar dan kartel Medellin bertanggung jawab atas serangan kriminal paling mematikan di Kolombia. Berupaya membunuh calon presiden Cesar Gaviria Trujillo, kartel Medellin menempatkan sebuah bom di pesawat Avianca Penerbangan 203. Alhasil, pesawat meledak dan menewaskan 107 orang.
(min)
Lihat Juga :