Lahirkan Bayi akibat Lecehkan Bocah Lelaki 15 Tahun, Wanita Ini Dipenjara

Kamis, 16 Juni 2022 - 14:37 WIB
loading...
Lahirkan Bayi akibat...
Sarah Campbell (40), wanita Inggris yang dihukum penjara 9,6 tahun karena lakukan pelecehan seksual pada bocah lelaki 15 tahun. Foto/Liverpool Echo
A A A
LONDON - Seorang wanita 40 tahun di Inggris dihukum penjara 9,6 tahun atas tuduhan melakukan pelecehan seksual selama setahun terhadap bocah lelaki berusia 15 tahun. Ulahnya itu membuatnya hamil dan memiliki bayi.

Sarah Campbell mengakui sembilan tuduhan aktivitas seksual dengan seorang anak lelaki di bawah umur. Skandal asusila itu dimulai sejak Januari 2016.

Wanita asal Bootle, Merseyside, itu sempat buron selama setahun setelah dia gagal muncul di Pengadilan Liverpool Crown untuk persidangan pada Mei 2021.

Mengutip laporan BBC, Rabu (15/6/2022), dia dipenjara selama sembilan tahun enam bulan di pengadilan yang sama.

Baca juga: Suaminya yang Kaya Selingkuh, Wanita Ini Balas Tiduri 100 Pria Beristri

Pengadilan mendengar kesaksian bagaimana Campbell memanipulasi bocah remaja tersebut untuk melakukan hubungan seks yang berkelanjutan dengannya. Dia memberikan kokain dan rokok ganja kepada korban selama skandal berlangsung.

Tetapi ketika bocah lelaki memberi tahu orang dewasa dan kemudian dilaporkan ke polisi, Campbell menyangkalnya. "Bahkan menyatakan bahwa bocah itu telah memerkosanya, hanya menambahkan kesedihan lebih lanjut," kata jaksa penuntut, Martin Snowdon.

Jaksa Senior, Pauline Newrick, mengatakan: "Dia [terdakwa] menyeretnya ke dunia dewasa narkoba dan seks ketika dia masih kecil."

"Ini pasti akan mencemari kehidupan dan hubungannya di masa depan," ujarnya.

"Dia masih sangat muda. Dia membuatnya percaya bahwa apa yang dia lakukan adalah benar, padahal jelas-jelas tidak."

Campbell akhirnya ditangkap pada 12 Mei lalu dan dibawa kembali ke pengadilan di mana dia mengaku bersalah.

Pelanggarannya terjadi antara Januari 2016 hingga Januari 2017.

Sersan Peter Sloan, petugas dari Polisi Merseyside, menggambarkan pelecehan oleh Campbell "mengerikan" dan memuji keberanian yang ditunjukkan oleh korban dan keluarganya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Sarwendah Undang Ruben...
Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli, Konflik Keluarga Diharapkan Berakhir Damai
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Berita Terkini
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved