Gara-gara Perang Rusia-Ukraina, Jumlah Senjata Nuklir Dunia Meningkat
Senin, 13 Juni 2022 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
Moskow dan Washington sendiri menyumbang 90 persen dari persenjataan nuklir dunia.
Rusia tetap menjadi kekuatan nuklir terbesar, dengan 5.977 hulu ledak pada awal 2022, turun 280 dari tahun lalu, baik dikerahkan, dalam persediaan atau menunggu untuk dibongkar.
Menurut SIPRI, lebih dari 1.600 hulu ledaknya diyakini akan segera beroperasi.
Sementara itu Amerika Serikat memiliki 5.428 hulu ledak, 120 lebih sedikit dari tahun lalu, tetapi lebih banyak dikerahkan daripada Rusia, yaitu 1.750.
Dalam hal jumlah keseluruhan, China berada di urutan ketiga dengan 350, diikuti oleh Prancis dengan 290, Inggris dengan 225, Pakistan dengan 165, India dengan 160 dan Israel dengan 90.
Israel adalah satu-satunya dari sembilan yang tidak secara resmi mengakui memiliki senjata nuklir.
Adapun Korea Utara, SIPRI untuk pertama kalinya mengatakan bahwa rezim Komunis Kim Jong-un kini memiliki 20 hulu ledak nuklir.
Pyongyang diyakini memiliki cukup bahan untuk memproduksi sekitar 50 hulu ledak nuklir.
Rusia tetap menjadi kekuatan nuklir terbesar, dengan 5.977 hulu ledak pada awal 2022, turun 280 dari tahun lalu, baik dikerahkan, dalam persediaan atau menunggu untuk dibongkar.
Menurut SIPRI, lebih dari 1.600 hulu ledaknya diyakini akan segera beroperasi.
Sementara itu Amerika Serikat memiliki 5.428 hulu ledak, 120 lebih sedikit dari tahun lalu, tetapi lebih banyak dikerahkan daripada Rusia, yaitu 1.750.
Dalam hal jumlah keseluruhan, China berada di urutan ketiga dengan 350, diikuti oleh Prancis dengan 290, Inggris dengan 225, Pakistan dengan 165, India dengan 160 dan Israel dengan 90.
Israel adalah satu-satunya dari sembilan yang tidak secara resmi mengakui memiliki senjata nuklir.
Adapun Korea Utara, SIPRI untuk pertama kalinya mengatakan bahwa rezim Komunis Kim Jong-un kini memiliki 20 hulu ledak nuklir.
Pyongyang diyakini memiliki cukup bahan untuk memproduksi sekitar 50 hulu ledak nuklir.
(min)
Lihat Juga :