Terungkap, 1 dari 6 Warga Jerman Kurangi Makan untuk Hemat Uang

Minggu, 12 Juni 2022 - 05:45 WIB
loading...
A A A
Sebagian besar responden jajak pendapat secara signifikan, 42% mengatakan mereka terpaksa memasak lebih hemat karena kesulitan keuangan, baik meninggalkan bahan-bahan tertentu dari makanan atau meninggalkan makanan penutup.

Hampir sebanyak 41% melaporkan bergantung pada penawaran khusus dan diskon dari supermarket untuk mendapatkan nilai uang sebanyak mungkin.

Presiden Asosiasi Jerman untuk Urusan Sosial Adolf Bauer, yang telah memperingatkan Berlin agar tidak bergabung dengan usulan embargo energi Uni Eropa terhadap Rusia, mengatakan kepada Bild bahwa dia “sangat khawatir” dengan hasil survei tersebut.

Dia sebelumnya telah mengantisipasi bahwa upaya menghukum Moskow secara ekonomi akan menyebabkan lonjakan harga energi, makanan dan tempat tinggal dan meramalkan upaya tersebut akan menyebabkan lebih banyak penderitaan di antara warga Jerman biasa daripada di Rusia.

Presiden kelompok advokasi Asosiasi Sosial Jerman yang berbasis di Berlin, Verena Bentele, mengatakan hasil jajak pendapat menggemakan keprihatinan organisasinya sendiri.

“Anggota memberi tahu kami bahwa mereka hanya mampu membeli pasta dan roti panggang,” papar dia kepada outlet tersebut.

Dia telah memohon kepada pemerintah untuk menghapuskan pajak pertambahan nilai untuk makanan segar dan memberikan lebih banyak bantuan keuangan bagi mereka yang membutuhkan.

Harga makanan dan bahan bakar di Jerman telah meroket dalam beberapa bulan terakhir karena sanksi Barat terhadap batu bara, minyak dan gas Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Tegang! Pesawat-Pesawat...
Tegang! Pesawat-Pesawat Militer AS Gentayangan di Sekitar Iran
Rekomendasi
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Irit BBM, Hemat Pengeluaran untuk Penggunaan Harian
Pendaftaran Akun KIP...
Pendaftaran Akun KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka hingga 31 Oktober, Simak Caranya
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Hakim Jadwalkan Putusan Praperadilan ke-2 Roy Suryo pada 20 Juli 2026
Berita Terkini
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Infografis
Dari 1 Juta, 44% Pengungsi...
Dari 1 Juta, 44% Pengungsi Ukraina Ingin Berada di Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved