Iran Berang Serangan Israel di Bandara Damaskus Akibatkan Kerusakan Parah
Minggu, 12 Juni 2022 - 01:07 WIB
loading...
A
A
A
Citra satelit termasuk apa yang tampaknya merupakan kawah dari kedua landasan pacu.
Rusia bergabung dengan Iran dalam mengutuk serangan pada Jumat. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyebutnya sebagai, “Pelanggaran norma-norma dasar hukum internasional dan menuntut agar Israel segera menghentikan praktik kejam ini.”
Militer Israel menolak permintaan komentar Sputnik, dan biasanya tidak mengomentari serangan terhadap Suriah.
Serangan pada Jumat, yang melukai satu orang, adalah yang kedua kalinya sejak 20 Mei dengan Bandara Damaskus menjadi sasaran. Adapun serangan Mei menewaskan tiga orang, menurut media Suriah.
Israel diduga telah melakukan ratusan serangan udara terhadap tetangganya selama dekade terakhir, dengan pejabat dan media kadang-kadang membenarkan agresi dengan menunjuk adanya dugaan pasukan "Iran" atau "didukung Iran" yang beroperasi di negara itu.
Damaskus telah menolak tudingan Israel, dengan mengatakan itu adalah haknya di bawah hukum internasional untuk menempatkan pasukan apa pun yang diinginkannya di wilayahnya sendiri, terutama ketika mereka memberikan bantuan dalam memerangi milisi ekstremis.
Rusia bergabung dengan Iran dalam mengutuk serangan pada Jumat. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyebutnya sebagai, “Pelanggaran norma-norma dasar hukum internasional dan menuntut agar Israel segera menghentikan praktik kejam ini.”
Militer Israel menolak permintaan komentar Sputnik, dan biasanya tidak mengomentari serangan terhadap Suriah.
Serangan pada Jumat, yang melukai satu orang, adalah yang kedua kalinya sejak 20 Mei dengan Bandara Damaskus menjadi sasaran. Adapun serangan Mei menewaskan tiga orang, menurut media Suriah.
Israel diduga telah melakukan ratusan serangan udara terhadap tetangganya selama dekade terakhir, dengan pejabat dan media kadang-kadang membenarkan agresi dengan menunjuk adanya dugaan pasukan "Iran" atau "didukung Iran" yang beroperasi di negara itu.
Damaskus telah menolak tudingan Israel, dengan mengatakan itu adalah haknya di bawah hukum internasional untuk menempatkan pasukan apa pun yang diinginkannya di wilayahnya sendiri, terutama ketika mereka memberikan bantuan dalam memerangi milisi ekstremis.
(sya)
Lihat Juga :