Ukraina Geram pada Israel karena Tolak Jual Iron Dome untuk Melawan Rusia

Rabu, 08 Juni 2022 - 04:31 WIB
loading...
A A A
Pada hari ke-103 perang, pertempuran terus berkecamuk di sekitar kota Severodonetsk di tenggara Luhansk Oblast.

Pasukan Rusia juga melakukan serangan di wilayah Zaporizhia, tetapi cakupan geografis pertempuran jauh dari minggu-minggu pertama perang ketika Moskow mencoba merebut Kiev dan Kharkiv.

Pada bulan Mei dilaporkan bahwa pejabat Israel diharapkan untuk mendukung pengiriman bantuan militer Ukraina, meskipun pada tingkat simbolis, dan masih dengan harapan menjaga hubungan negara dengan Rusia tetap utuh; namun, belum ada pengumuman terkait hal tersebut.

Menurut seorang pejabat diplomatik, Israel tidak akan mempertimbangkan untuk mengirim senjata ofensif atau teknologi pertahanan canggih, seperti sistem anti-rudal Iron Dome, tetapi akan berusaha menemukan peralatan yang dapat disumbangkan tanpa memicu krisis dengan Moskow.

Presiden Volodymyr Zelensky dan pejabat Ukraina lainnya secara khusus menyebut Iron Dome sebagai daftar teratas untuk peralatan pertahanan Israel.

“Semua orang tahu bahwa sistem pertahanan rudal Anda adalah yang terbaik,” katanya kepada Knesset pada bulan Maret lalu. “Anda pasti dapat membantu orang-orang kami, menyelamatkan nyawa orang Ukraina, orang Yahudi Ukraina.”

Mengirim senjata pertahanan akan menandai perubahan besar dalam pendekatan Israel terhadap perang, meskipun itu akan berhenti jauh dari tank, senjata, pesawat dan amunisi yang dikirim oleh orang Eropa dan Amerika.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Boyamin: Penetapan Tersangka...
Boyamin: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Tak Perlu Izin Presiden, Ini Aturannya
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Berita Terkini
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved