Petinggi Partai Berkuasa India Ditangkap karena Menghina Nabi Muhammad
Rabu, 08 Juni 2022 - 03:18 WIB
loading...
Harshit Srivastava, petinggi partai berkuasa India, ditangkap polisi atas tuduhan menghina Nabi Muhammad. Foto/NDTV
A
A
A
NEW DELHI - Seorang petinggi Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di India ditangkap polisi pada Selasa (7/6/2022) karena tweet-nya menghina Nabi Muhammad SAW .
Harshit Srivastava, pejabat dari Sayap Pemuda BJP, menulis tweet tersebut empat hari setelah kekerasan pecah di Kanpur, Uttar Pradesh.
Menurut polisi, Srivastava berusaha merusak suasana melalui beberapa posting-nya yang tidak pantas.
"Kami akan menindak siapa pun yang mencoba bermain dengan sentimen agama," kata Komisaris Polisi Kanpur Vijay Meena, seperti dikutip dari NDTV, Rabu (8/6/2022).
Tweet petinggi BJP yang dianggap polisi menghina Nabi Muhammad itu telah dihapus.
Baca juga: 15 Negara Termasuk Indonesia Marah soal Politisi India Hina Nabi Muhammad
Kekerasan pecah di beberapa wilayah Kanpur setelah salat Jumat ketika anggota dua kelompok bentrok dan saling melempar batu atas seruan untuk menutup pasar sebagai protes terhadap politisi BJP Nupur Sharma atas komentarnya terhadap Nabi Muhammad selama debat di televisi.
Harshit Srivastava, pejabat dari Sayap Pemuda BJP, menulis tweet tersebut empat hari setelah kekerasan pecah di Kanpur, Uttar Pradesh.
Menurut polisi, Srivastava berusaha merusak suasana melalui beberapa posting-nya yang tidak pantas.
"Kami akan menindak siapa pun yang mencoba bermain dengan sentimen agama," kata Komisaris Polisi Kanpur Vijay Meena, seperti dikutip dari NDTV, Rabu (8/6/2022).
Tweet petinggi BJP yang dianggap polisi menghina Nabi Muhammad itu telah dihapus.
Baca juga: 15 Negara Termasuk Indonesia Marah soal Politisi India Hina Nabi Muhammad
Kekerasan pecah di beberapa wilayah Kanpur setelah salat Jumat ketika anggota dua kelompok bentrok dan saling melempar batu atas seruan untuk menutup pasar sebagai protes terhadap politisi BJP Nupur Sharma atas komentarnya terhadap Nabi Muhammad selama debat di televisi.
Lihat Juga :