15 Negara Termasuk Indonesia Marah soal Politisi India Hina Nabi Muhammad
Selasa, 07 Juni 2022 - 23:06 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Luar Negeri India, seperti dikutip NDTV, Selasa (7/6/2022), mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tweet dan komentar ofensif kedua politisi itu tidak, dengan cara apa pun, mencerminkan pandangan pemerintah. "Ini adalah pandangan elemen pinggiran," kata kementerian tersebut.
BJP telah menangguhkan juru bicaranya, Nupur Sharma, dan memecat Naveen Jindal atas komentar kontroversial mereka. Partai tersebut pada hari Minggu mengeluarkan pernyataan, yang mengatakan; "sangat menentang ideologi apa pun yang menghina atau merendahkan sekte atau agama apa pun, tidak mempromosikan orang atau filosofi semacam itu."
Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengutuk pernyataan kedua politisi tersebut dan mendesak PBB untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa hak-hak minoritas dilindungi di India.
Qatar, Iran dan Kuwait pada hari Minggu memanggil duta besar India untuk menyatakan protes keras dan kecaman mereka. Kedutaan kemudian mengeluarkan pernyataan, mengatakan; "Tweet ofensif oleh individu di India tidak, dengan cara apa pun, mencerminkan pandangan pemerintah India."
Pernyataan kontroversial itu juga memicu tren di media sosial di berbagai negara yang menyerukan boikot produk India.
BJP telah menangguhkan juru bicaranya, Nupur Sharma, dan memecat Naveen Jindal atas komentar kontroversial mereka. Partai tersebut pada hari Minggu mengeluarkan pernyataan, yang mengatakan; "sangat menentang ideologi apa pun yang menghina atau merendahkan sekte atau agama apa pun, tidak mempromosikan orang atau filosofi semacam itu."
Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengutuk pernyataan kedua politisi tersebut dan mendesak PBB untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa hak-hak minoritas dilindungi di India.
Qatar, Iran dan Kuwait pada hari Minggu memanggil duta besar India untuk menyatakan protes keras dan kecaman mereka. Kedutaan kemudian mengeluarkan pernyataan, mengatakan; "Tweet ofensif oleh individu di India tidak, dengan cara apa pun, mencerminkan pandangan pemerintah India."
Pernyataan kontroversial itu juga memicu tren di media sosial di berbagai negara yang menyerukan boikot produk India.
Lihat Juga :