Lebih dari 1.000 Pemukim Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Selasa, 07 Juni 2022 - 17:46 WIB
loading...
Lebih dari 1.000 Pemukim...
Lebih dari 1.000 pemukim Israel menyerbu kompleks Masjid al-Aqsa selama dua hari. Foto/Ilustrasi
A A A
YERUSALEM - Lebih dari 1.000 pemukim Israel menyerbu kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem yang diduduki antara Minggu dan Senin. Hal itu diungkapkan direktur kompleks Masjid al-Aqsa, Sheikh Omar Kiswani.

"Kami belum pernah melihat pemukim yang menyerbu tempat suci ini sejak Ramadhan, April lalu, kecuali pada hari pawai bendera seminggu yang lalu," kata Kiswani.

"Para pemukim berusaha memaksakan realitas baru setiap saat," imbuh Kiswani.

"Pada hari Minggu dan Senin, di dekat salah satu gerbang tempat suci, para pemukim (Israel) menari dan melakukan ritual 'meletakkan', yang semuanya benar-benar baru di dalam kompleks (Masjid) al-Aqsa," ujarnya seperti dikutip dari Al Araby, Selasa (7/6/2022).

Pada akhir Mei, pengadilan Israel mengizinkan pemukim Israel untuk berdoa di kompleks Masjid al-Aqsa sebelum pengadilan banding Israel menolak keputusan tersebut.

Baca juga: Pasukan Israel Tembak Nelayan Palestina di Lepas Pantai Gaza

Pada Oktober 2021, pengadilan Israel lainnya mengizinkan non-Muslim untuk berdoa di kompleks tersebut. Menurut status-quo al-Aqsa yang diamati secara historis, hanya Muslim yang diizinkan untuk berdoa di tempat suci.

Penyerbuan terbaru oleh pemukim Israel ke Masjid al-Aqsa terjadi di tengah pengetatan tindakan kontrol Israel atas warga Palestina di Yerusalem yang diduduki, yang dilaksanakan beberapa hari sebelum pawai bendera Israel yang diadakan oleh ekstremis Yahudi pekan lalu.

"Polisi Israel menangkap enam warga Palestina di kota itu lagi pada hari Minggu, termasuk seorang anak berusia 12 tahun," ujar juru bicara komite keluarga tahanan Yerusalem, Amjad Abu Assab.

"Polisi Israel menyerang sejumlah warga Palestina di luar kompleks dan melarang dua wanita memasuki kompleks al-Aqsa setelah menahan mereka sebentar," tambah Abu Assab.

"Saya juga dilarang memasuki kompleks pada hari Senin, itulah sebabnya saya tidak bisa berada di al-Aqsa untuk mendokumentasikan penyerbuan pemukim," Mohammad Abu Humus, seorang aktivis media di Yerusalem.

Baca juga: Tentara Israel Tembak Mati Dua Warga Palestina di Tepi Barat

“Sejak pawai bendera, para pemukim (Israel) telah meningkatkan aktivitas mereka di tempat-tempat di mana orang-orang Palestina berkumpul di kota itu,” ujar Abu Humus.

Pada hari Minggu, pemukim Israel mengadakan perayaan keagamaan di jalan al-Musrarah, di seberang Gerbang Damaskus, di mana orang-orang Palestina berkumpul, dan dilaporkan terjadi konfrontasi.

"Polisi Israel hadir dalam jumlah besar dan mulai mengusir warga Palestina dengan paksa," kata Abu Humus tentang insiden tersebut.

"Beberapa orang terluka, termasuk seorang pria tua," ia menambahkan.

Pada hari Senin, menteri urusan agama Yordania mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Yordania mengikuti dengan sangat prihatin pelanggaran Israel di Masjid Al-Aqsa.

Baca juga: Pasukan Israel Bunuh Jurnalis Palestina di Hari Pertamanya Bekerja

Yordania memegang hak asuh agama atas tempat-tempat suci Yerusalem di bawah status quo, yang tetap tidak berubah sejak 1967.

Namun pada awal Mei, Perdana Menteri Israel Neftali Bennett mengatakan bahwa "Israel sendiri yang memegang kedaulatan atas Yerusalem," yang menyebabkan memburuknya hubungan antara kedua negara.

Eskalasi terbaru di Yerusalem terjadi hanya dua hari setelah Gedung Putih mengumumkan penundaan kunjungan presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden ke Israel, yang semula dijadwalkan bulan ini, menjadi Juli.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 79-80: Rencana Dipa Bungkam Danang Gagal Total
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Berita Terkini
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved