Para Perempuan Arab Saudi Jadi Montir Berkat Reformasi Mohammed bin Salman
Sabtu, 04 Juni 2022 - 04:19 WIB
loading...
A
A
A
“Jika mereka ada di sini, itu berarti mereka terlatih,” katanya. "Dan mungkin mereka lebih memahami mobil saya daripada saya.”
Wakil Presiden Petromin Tariq Javed mengatakan perusahaannya yakin bahwa inisiatif ini akan mendorong lebih banyakperempununtuk bergabung dengan industri otomotif di semua tahap.
Perusahaan mengatakan pelatihannya mencakup semua layanan ekspres, termasuk oli, baterai, ban, AC, dan persyaratan otomotif lainnya.
Membuat Gadis-gadis Merasa Santai
Mungkin pemenang terbesar dari inisiatif perusahaan adalah pengemudiperempuan kota.
“Kami membuat anak perempuan merasa santai ketika kami mengoperasikan mobil mereka,” kata Angham Jeddawi (30), yang telah berada di garasi selama enam bulan.
“Beberapa gadis merasa malu ketika berhadapan dengan pria. Mereka tidak tahu bagaimana berbicara dengan mereka, dan mereka tidak tahu apa yang akan dilakukan dengan mobil itu. Tapi bersama kami mereka bebas berbicara banyak," paparnya.
Bagi Jeddawi, pekerjaan itu telah memenuhi tujuan seumur hidup yang pernah dia anggap mustahil.
“Mimpi saya adalah memasuki sektor otomotif, tetapi bagi seorang wanita Saudi, bidang ini tidak tersedia. Jadi ketika ada kesempatan, saya langsung melamar,” ujarnya.
Pengetahuan yang diperolehnya telah mendorongnya untuk menempuh jalan itu sendiri.
Dia telah belajar untuk tes mengemudi dan berharap untuk memiliki lisensi dalam waktu satu bulan.
“Jika saya menghadapi masalah di tengah jalan, sekarang saya tahu bagaimana harus bereaksi,” katanya.
Wakil Presiden Petromin Tariq Javed mengatakan perusahaannya yakin bahwa inisiatif ini akan mendorong lebih banyakperempununtuk bergabung dengan industri otomotif di semua tahap.
Perusahaan mengatakan pelatihannya mencakup semua layanan ekspres, termasuk oli, baterai, ban, AC, dan persyaratan otomotif lainnya.
Membuat Gadis-gadis Merasa Santai
Mungkin pemenang terbesar dari inisiatif perusahaan adalah pengemudiperempuan kota.
“Kami membuat anak perempuan merasa santai ketika kami mengoperasikan mobil mereka,” kata Angham Jeddawi (30), yang telah berada di garasi selama enam bulan.
“Beberapa gadis merasa malu ketika berhadapan dengan pria. Mereka tidak tahu bagaimana berbicara dengan mereka, dan mereka tidak tahu apa yang akan dilakukan dengan mobil itu. Tapi bersama kami mereka bebas berbicara banyak," paparnya.
Bagi Jeddawi, pekerjaan itu telah memenuhi tujuan seumur hidup yang pernah dia anggap mustahil.
“Mimpi saya adalah memasuki sektor otomotif, tetapi bagi seorang wanita Saudi, bidang ini tidak tersedia. Jadi ketika ada kesempatan, saya langsung melamar,” ujarnya.
Pengetahuan yang diperolehnya telah mendorongnya untuk menempuh jalan itu sendiri.
Dia telah belajar untuk tes mengemudi dan berharap untuk memiliki lisensi dalam waktu satu bulan.
“Jika saya menghadapi masalah di tengah jalan, sekarang saya tahu bagaimana harus bereaksi,” katanya.
(min)
Lihat Juga :