Inilah Momen-momen Besar dari 100 Hari Perang Rusia-Ukraina
Jum'at, 03 Juni 2022 - 23:13 WIB
loading...
A
A
A
8 dan 9 Maret, Warga Sipil Melarikan Diri dan RS Dibom
Orang-orang Ukraina melarikan diri dari kota timur laut Sumy di sepanjang koridor kemanusiaan.
Ukraina menuduh pasukan Putin menembaki dan mengebom rumah sakit bersalin di Mariupol, menyebabkan banyak korban. Zelensky menyebut pengeboman itu sebagai "kekejaman".
"Orang-orang, anak-anak berada di bawah reruntuhan. Kekejaman!" tweet Zelensky saat itu.
15 Maret, Kematian Sipil Meningkat
Pada pertengahan Maret, lebih dari dua minggu setelah serangan Rusia di Ukraina, Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia mengatakan sedikitnya 636 warga sipil tewas dan 1.125 lainnya terluka.
25 Maret, Pasukan Rusia Mundur dari Kiev
Sebulan setelah invasi, dan setelah pasukan Rusia gagal merebut Kiev, Putin mengubah strategi militernya, termasuk membangun pengepungan dan meningkatkan serangan ke lokasi sipil.
Moskow memberi isyarat bahwa mereka akan mengalihkan fokusnya ke timur negara itu—wilayah Donbas, Ukraina. Rusia juga meningkatkan operasinya di Mariupol, yang dikepung dan terus-menerus ditembaki selama berminggu-minggu.
Intelijen Barat saat itu mengatakan pasukan Rusia tampaknya menghadapi masalah pasokan dan moral, sementara pasukan Ukraina terus melakukan perlawanan keras.
1 April, Ukraina Rebut Kembali Wilayahnya
Panglima militer Ukraina mengatakan bahwa pasukannya telah membebaskan 15 pemukiman di wilayah Kiev: Demydiv, Dymer, Lytvynivka, Gavrylivka, Kozarovychi, Zhovtneve, Hlybivka, Yasnohorodka, Talakun, Sukoluchchya, Lypivka, Gavronshchyna, Khmilaivshche, Mykolnaivshka, Mykolnaivshka.
2 April, Pembantaian Bucha
Ketika militer Rusia mundur dari wilayah Kiev, muncul laporan tentang warga sipil yang ditembak mati dengan diikat di belakang. Mayat wanita telanjang ditemukan di jalan raya dan mayat terlihat di halaman, mobil dan di jalan-jalan dekat ibu kota Ukraina.
Pihak berwenang Ukraina mengatakan mereka sedang menyelidiki potensi kejahatan perang oleh pasukan Rusia. Kremlin membantah tuduhan apa pun yang terkait dengan pembantaian warga sipil di Bucha.
14 April, Kapal Perang Rusia Tenggelam
Orang-orang Ukraina melarikan diri dari kota timur laut Sumy di sepanjang koridor kemanusiaan.
Ukraina menuduh pasukan Putin menembaki dan mengebom rumah sakit bersalin di Mariupol, menyebabkan banyak korban. Zelensky menyebut pengeboman itu sebagai "kekejaman".
"Orang-orang, anak-anak berada di bawah reruntuhan. Kekejaman!" tweet Zelensky saat itu.
15 Maret, Kematian Sipil Meningkat
Pada pertengahan Maret, lebih dari dua minggu setelah serangan Rusia di Ukraina, Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia mengatakan sedikitnya 636 warga sipil tewas dan 1.125 lainnya terluka.
25 Maret, Pasukan Rusia Mundur dari Kiev
Sebulan setelah invasi, dan setelah pasukan Rusia gagal merebut Kiev, Putin mengubah strategi militernya, termasuk membangun pengepungan dan meningkatkan serangan ke lokasi sipil.
Moskow memberi isyarat bahwa mereka akan mengalihkan fokusnya ke timur negara itu—wilayah Donbas, Ukraina. Rusia juga meningkatkan operasinya di Mariupol, yang dikepung dan terus-menerus ditembaki selama berminggu-minggu.
Intelijen Barat saat itu mengatakan pasukan Rusia tampaknya menghadapi masalah pasokan dan moral, sementara pasukan Ukraina terus melakukan perlawanan keras.
1 April, Ukraina Rebut Kembali Wilayahnya
Panglima militer Ukraina mengatakan bahwa pasukannya telah membebaskan 15 pemukiman di wilayah Kiev: Demydiv, Dymer, Lytvynivka, Gavrylivka, Kozarovychi, Zhovtneve, Hlybivka, Yasnohorodka, Talakun, Sukoluchchya, Lypivka, Gavronshchyna, Khmilaivshche, Mykolnaivshka, Mykolnaivshka.
2 April, Pembantaian Bucha
Ketika militer Rusia mundur dari wilayah Kiev, muncul laporan tentang warga sipil yang ditembak mati dengan diikat di belakang. Mayat wanita telanjang ditemukan di jalan raya dan mayat terlihat di halaman, mobil dan di jalan-jalan dekat ibu kota Ukraina.
Pihak berwenang Ukraina mengatakan mereka sedang menyelidiki potensi kejahatan perang oleh pasukan Rusia. Kremlin membantah tuduhan apa pun yang terkait dengan pembantaian warga sipil di Bucha.
14 April, Kapal Perang Rusia Tenggelam
Lihat Juga :