Ramzan Kadyrov Deklarasikan Kemenangan Atas Kota Severodonetsk di Ukraina
Jum'at, 03 Juni 2022 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Para prajurit terlihat memakai huruf "Z" yang terkenal di seragam mereka saat mereka berjalan melewati gedung. Tentara Rusia juga terlihat menyapa penduduk setempat dan berjalan melalui bagian lain kota.
Kadyrov mengatakan bahwa orang-orang Ukraina, yang disebutnya sebagai "Nazi," telah meninggalkan kantor mereka dan melarikan diri, tetapi meninggalkan banyak 'kejutan' dalam bentuk alat peledak improvisasi.
"Para penyadap kami membuangnya tanpa gagal," ucap Kadyrov.
Baca juga: AS akan Jual Drone Tempur Grey Eagle ke Ukraina, Bisa Bawa Rudal Hellfire
Kadyrov juga mengklaim: "Penduduk setempat menyambut tentara Rusia dengan lega dan gembira, bercanda tentang fakta bahwa Jerman telah diusir, yang berarti semuanya akan beres sekarang."
"Maju, pembebas! Musuh di kota dikalahkan. Situasinya berada di bawah kendali penuh unit Rusia," seru Kadyrov.
Tak satu pun dari pernyataan yang dibuat oleh Kadyrov dapat diverifikasi secara independen.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sendiri sebelumnya mengatakan bahwa Ukraina kehilangan antara 60 dan 100 tentara setiap hari di wilayah Donbas.
Kadyrov mengatakan bahwa orang-orang Ukraina, yang disebutnya sebagai "Nazi," telah meninggalkan kantor mereka dan melarikan diri, tetapi meninggalkan banyak 'kejutan' dalam bentuk alat peledak improvisasi.
"Para penyadap kami membuangnya tanpa gagal," ucap Kadyrov.
Baca juga: AS akan Jual Drone Tempur Grey Eagle ke Ukraina, Bisa Bawa Rudal Hellfire
Kadyrov juga mengklaim: "Penduduk setempat menyambut tentara Rusia dengan lega dan gembira, bercanda tentang fakta bahwa Jerman telah diusir, yang berarti semuanya akan beres sekarang."
"Maju, pembebas! Musuh di kota dikalahkan. Situasinya berada di bawah kendali penuh unit Rusia," seru Kadyrov.
Tak satu pun dari pernyataan yang dibuat oleh Kadyrov dapat diverifikasi secara independen.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sendiri sebelumnya mengatakan bahwa Ukraina kehilangan antara 60 dan 100 tentara setiap hari di wilayah Donbas.
Lihat Juga :