Pengkritik Saudi di Kanada Jadi Target Pembunuhan atau Penculikan

Selasa, 23 Juni 2020 - 13:30 WIB
loading...
Pengkritik Saudi di...
engkritik pemerintah Arab Saudi Omar Abdulaziz. Foto/Memo
A A A
TORONTO - Teman mendiang jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi yang tinggal di Kanada, Omar Abdulaziz, diperingatkan oleh kepolisian bahwa dia mungkin jadi target pembunuhan atau penculikan oleh pemerintah Saudi.

Kabar itu dilaporkan kantor berita Anadolu. Abdulaziz merupakan pengkritik Saudi dan menjadi "duri" bagi rezim Saudi selama beberapa tahun serta membuat murka Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS).

Abdulaziz, 29, saat ini dalam radar MBS. Saat wawancara dengan surat kabar Inggris, The Guardian, Abdulaziz menyatakan dia telah diperingatkan oleh Kepolisian Kerajaan Kanada (RCMP) tentang kemungkinan rencana pembunuhan atau penculikan terhadapnya.

Ini bukan pertama kali bagi Abdulaziz menjadi target rezim Saudi. Pada 2018, Citizen Lab di Universitas Toronto menginformasikan bahwa telepon selulernya telah diretas dan pelakunya diperkirakan orang Saudi.

Setelah peretasan itu, beberapa teman dan keluarga Abdulaziz berada di penjara Saudi. Namun taktik itu tak membuat takut Abdulaziz.

Pada 2009, dia tiba di Kanada dengan beasiswa untuk belajar bahasa Inggris di Universitas McGill. Namun dia semakin banyak mengkritik represi Saudi pada rakyatnya dan menggunakan YouTube dan Twitter untuk mengungkapkan ketidakpuasannya. Dia pun memiliki banyak follower di Twitter.

Pada 2013, beasiswanya dicabut tapi dia mendapat suaka politik di Kanada saat dia terus mengkritik rezim Saudi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Rekomendasi
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Rugi hingga Rp3 Miliar,...
Rugi hingga Rp3 Miliar, Amanda Manopo Tak Sabar Penjarakan Oknum Manajemen
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved