Kampanye Trump di Oklahoma Dikacaukan Pengguna TikTok dan K-Pop
Selasa, 23 Juni 2020 - 11:09 WIB
loading...
A
A
A
Parscale menyalahkan media dan pengunjuk rasa karena menghalangi orang-orang untuk hadir. “Kaum Kiri dan online troll (orang-orang yang menyerang melalui internet) melakukan perayaan kemenangan, (mereka) berpikir, entah bagaimana, telah memengaruhi kehadiran pada acara kampanye, (tetapi) tidak tahu apa yang mereka bicarakan atau bagaimana kampanye kami,” ujar Parscale. (Lihat videonya: Mengejutkan, Pulau Malambar di Mamuju Dijual Seharga Rp2 Miliar)
Mantan ahli strategi Partai Republik dan kritikus Trump, Steve Schmidt mengatakan, sejumlah remaja di berbagai wilayah di AS telah memesan tiket tanpa bermaksud hadir dalam acaranya. Putrinya yang berusia 16 tahun dan teman-temannya telah memesan ‘ratusan’ tiket.
Alexandria Ocasio-Cortez, tokoh progresif dari Partai Demokrat, memuji anak-anak muda dan penggemar K-Pop tersebut karena telah “membanjiri kampanye Trump dengan pemesanan tiket palsu”.
Dalam pidato pembukaannya, Trump mengatakan, ada ‘orang-orang yang sangat jahat di luar, mereka melakukan hal-hal buruk’, tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut. Tuduhan Trump itu mengarah pada aktivis Black Lives Matter yang berkumpul di luar gedung kampanye itu sebelum kampanye dimulai. (Baca juga: Jerman Tangkap Dokter Asal Suriah, Diduga Terlibat Penyiksaan Tahanan)
Mengenai virus korona, Trump mengatakan, dia telah mendorong para pejabat untuk memperlambat pengujian karena hal itu menyebabkan ‘lebih banyak kasus yang ditemukan’. Dia menggambarkan tes Covid-19 sebagai ‘pedang bermata dua’. Anehnya, mereka yang menghadiri rapat umum harus menandatangani surat pernyataan yang melindungi kampanye Trump dari tanggung jawab atas penyakit apa pun. (Andika H Mustaqim)
Mantan ahli strategi Partai Republik dan kritikus Trump, Steve Schmidt mengatakan, sejumlah remaja di berbagai wilayah di AS telah memesan tiket tanpa bermaksud hadir dalam acaranya. Putrinya yang berusia 16 tahun dan teman-temannya telah memesan ‘ratusan’ tiket.
Alexandria Ocasio-Cortez, tokoh progresif dari Partai Demokrat, memuji anak-anak muda dan penggemar K-Pop tersebut karena telah “membanjiri kampanye Trump dengan pemesanan tiket palsu”.
Dalam pidato pembukaannya, Trump mengatakan, ada ‘orang-orang yang sangat jahat di luar, mereka melakukan hal-hal buruk’, tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut. Tuduhan Trump itu mengarah pada aktivis Black Lives Matter yang berkumpul di luar gedung kampanye itu sebelum kampanye dimulai. (Baca juga: Jerman Tangkap Dokter Asal Suriah, Diduga Terlibat Penyiksaan Tahanan)
Mengenai virus korona, Trump mengatakan, dia telah mendorong para pejabat untuk memperlambat pengujian karena hal itu menyebabkan ‘lebih banyak kasus yang ditemukan’. Dia menggambarkan tes Covid-19 sebagai ‘pedang bermata dua’. Anehnya, mereka yang menghadiri rapat umum harus menandatangani surat pernyataan yang melindungi kampanye Trump dari tanggung jawab atas penyakit apa pun. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Lihat Juga :