Ancam Lakukan Penembakan Massal di Sekolah, Bocah 10 Tahun Ditangkap Polisi

Selasa, 31 Mei 2022 - 07:04 WIB
loading...
Ancam Lakukan Penembakan...
Polisi Lee County, Florida, AS, menangkap bocah 10 tahun karena mengancam akan melakukan penembakan massal di sekolahnya. Foto/Kantor Sheriff Lee County
A A A
WASHINGTON - Seorangbocah laki-laki berusia 10 tahun ditangkap polisi setelah mengancam akan melakukan penembakan massal di sekolahnya di California, Amerika Serikat (AS) .

Kepolisian Florida telah merilis mugshot dan rekaman penangkapan bocah tersebut. Polisi menyebut langkah penangkapan itu hanya "makanan penutup" untuk tersangka kriminal.

“Saya melakukan kampanye: Ancaman palsu, konsekuensi nyata,” kata Sheriff Lee County, Carmine Marceno, kepada W Radio.

"Sementara saya mengerti anak laki-laki itu berusia 10 tahun, otaknya belum sepenuhnya berkembang, dia masih muda, saya harus memberi tahu Anda: Ketika seorang anak berusia 10 tahun menekan pelatuk, akibatnya sama tanpa memandang usia," lanjut Marceno.

Baca juga: Pembantai 21 Orang di Texas Posting Ancaman Mengerikan 15 Menit sebelum Beraksi

Kantor sheriff mem-posting video ke Facebook yang menunjukkan bocah bernama Daniel Isaac Marquez tersebut, yang merupakan siswa Kelas Lima Sekolah Dasar Patriot di Cape Coral.

Dia ditangkap pada hari Sabtu pekan lalu karena membuat ancaman pesan teks, yang diteruskan ke deputi oleh seorang tipster pada 28 Mei.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Eksepsi/Perlawanan Dokter...
Eksepsi/Perlawanan Dokter Tifa Dikabulkan Hakim: Bagaimana Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
45.000 Polisi Diterjunkan,...
45.000 Polisi Diterjunkan, 1.000 Perusuh Ditangkap di Prancis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved