Lavrov: Barat Telah Rencanakan Sanksi anti-Rusia Sejak Lama
Selasa, 31 Mei 2022 - 01:50 WIB
loading...
A
A
A
“[Rusia] tidak membiarkan Barat membangun dunia unipolar yang telah diproklamirkan Washington dengan persetujuan patuh Eropa. Apa manfaat geopolitik Eropa darinya? Saya tidak tahu. Analis politik sekarang mengatakan itu dari sudut pandang masa depan perspektif Eropa akan menjadi yang paling longgar," urainya.
Baca: Lavrov: Rusia Terima Tantangan Barat untuk Perang Hibrida Habis-habisan
Pada 24 Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus sebagai tanggapan atas permintaan bantuan oleh kepala republik Donbass. Dia menekankan bahwa Moskow tidak memiliki rencana untuk menduduki wilayah Ukraina, tetapi bertujuan untuk demiliterisasi dan denazifikasi negara tersebut.
Mengikuti langkah ini, Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, dan beberapa negara lain memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap individu dan badan hukum Rusia.
Baca: Lavrov: Rusia Terima Tantangan Barat untuk Perang Hibrida Habis-habisan
Pada 24 Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus sebagai tanggapan atas permintaan bantuan oleh kepala republik Donbass. Dia menekankan bahwa Moskow tidak memiliki rencana untuk menduduki wilayah Ukraina, tetapi bertujuan untuk demiliterisasi dan denazifikasi negara tersebut.
Mengikuti langkah ini, Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, dan beberapa negara lain memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap individu dan badan hukum Rusia.
(esn)
Lihat Juga :