Pendaki Kirgistan Singkirkan Bendera Ukraina dari Puncak Putin

Sabtu, 28 Mei 2022 - 00:15 WIB
loading...
Pendaki Kirgistan Singkirkan...
Bendera nasional Rusia dan Kirgistan berada di Puncak Vladimir Putin setinggi 4446 meter di pegunungan Tian Shan, sekitar 100 km setelatan ibu kota Kirgistan, Bishkek, 17 September 2012. Foto/REUTERS
A A A
BISHKEK - Federasi pendakian Kirgistan mengatakan pada Jumat (27/5/2022) bahwa mereka telah menurunkan bendera Ukraina dari puncak gunung yang dinamai menurut nama Presiden Rusia Vladimir Putin.

Langkah tersebut dilakukan menyusul penyelidikan polisi atas aksi tersebut.

Awal pekan ini, seorang pengguna Twitter yang mengidentifikasi sebagai pendaki memposting video bendera Ukraina yang berkibar di sebelah plakat yang menandai gunung itu sebagai Puncak Putin, 4.446 meter di atas permukaan laut.

Baca juga: Legislator Rusia Ancam Ubah Eropa Menjadi Abu

“Pengguna Twitter tersebut mengkonfirmasi dia dan rekan pendakiannya telah diwawancarai, tetapi tidak didakwa,” ungkap pernyataan kepolisian kota, meskipun sebelumnya polisi menyebut para pelaku dapat didenda.

Baca juga: Negarawan AS: Rusia Bisa Keluar dari Eropa dan Jadi Sekutu Permanen China

Pendaki itu tidak mengakui telah memasang bendera, malah menyalahkan aksi tersebut pada "semacam hooligan", dalam posting Twitter pada Selasa.

Tetapi anggota federasi pendakian gunung bekas republik Soviet menurunkan bendera Ukraina itu pada Kamis dan menggantinya dengan bendera Kirgistan.

Kepala federasi pendakian gunung Eduard Kubatov mengatakan kepada AFP pada Jumat bahwa "tidak ada politik" dalam keputusan menurunkan bendera Ukraina dan mengklaim misi itu adalah inisiatif federasi sendiri.

"Tidak menyenangkan bagi saya bahwa saya telah terseret ke dalam politik... Bendera Kirgistan harus berkibar di pegunungan Kirgistan, itu saya yakin," tegas Kubatov melalui telepon.

Pemerintah Kirgistan yang bergunung-gunung dan miskin adalah sekutu setia Rusia, meskipun bahkan di sana ada tanda-tanda ketidaknyamanan atas perang Moskow di Ukraina.

Bulan lalu, dinas keamanan dilarang menampilkan simbol "Z" yang digunakan Rusia untuk pasukannya yang berperang di Ukraina. Simbol itu terlihat pada seragam dan tank militer Rusia.

Sebelumnya tidak disebutkan namanya, "Puncak Putin" mengambil nama pemimpin Rusia pada 2011 saat Kirgistan memperkuat hubungannya dengan Moskow setelah revolusi tahun sebelumnya.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Luís Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Berita Terkini
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved