Ratusan Orang Protes Status Lockdown di Perbatasan Polandia-Jerman

Sabtu, 25 April 2020 - 16:21 WIB
loading...
Ratusan Orang Protes...
Ratusan orang melakukan aksi demonstrasi di perbatasan Polandia-Jerman memprotes penerapan lockdown. Foto/Reuters
A A A
ZGORZELEC - Ratusan orang yang tinggal di Polandia dan bekerja di Jerman melakukan aksi protes pada Jumat malam di kota perbatasan Zgorzelec di Polandia barat daya. Mereka memprotes karantina wajib virus Corona bagi mereka yang melintasi perbatasan.

Polandia adalah salah satu negara Uni Eropa pertama yang menutup perbatasan karena wabah virus Corona baru. Negara itu juga memberlakukan wajib isolasi selama dua minggu bagi mereka yang memasuki wilayahnya. Kebijakan ini menjadi sebuah goncangan besar bagi mereka yang menjalani hidup di antara dua negara Uni Eropa.

Aksi protes itu dilakukan di jembatan kaki yang menghubungkan Zgorzelec dan kota Jerman Gorlitz, yang berfungsi sebagai satu kota sebelum perbatasan ditutup.

Sekitar 300 orang berkumpul di sisi Polandia dan sekitar 100 di Jerman, beberapa mengenakan masker wajah. Kedua kelompok itu dipisahkan oleh pagar logam sementara yang telah didirikan di tengah jembatan untuk mencegah orang menyeberangi perbatasan.

"Mari kita bekerja, mari kita pulang," bunyi salah satu spanduk yang dibawa oleh para demonstran di Polandia. Beberapa dari mereka juga menyanyikan lagu kebangsaan Polandia dan yang lain menyenandungkan lagu Uni Eropa, Ode to Joy.

"Saya sudah terjebak di rumah selama enam minggu, tidak bisa melintasi perbatasan, pergi bekerja. Saya tidak bisa kembali ke murid-murid saya," kata Mirella Binkiewicz, seorang guru yang tinggal di Zgorzelec dan bekerja di Gorlitz seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (25/4/2020).

Sementara itu Renata Burdosz, dari balai kota Zgorzelec, mengutip data yang menunjukkan bahwa sekitar 20.000 orang Polandia bekerja di wilayah Jerman di Saxony, 10.500 di antaranya melintasi perbatasan Polandia-Jerman setiap hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!
Rekomendasi
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved