FBI Gagalkan Rencana ISIS Bunuh George W Bush

Rabu, 25 Mei 2022 - 16:14 WIB
loading...
FBI Gagalkan Rencana...
FBI berhasil menggagalkan rencana pembunuhan mantan Presiden AS George W Bush oleh ISIS. Foto/Vanity Fair
A A A
WASHINGTON - Seorang warga negara Irak yang tinggal di Amerika Serikat (AS) telah didakwa dalamrencana pembunuhan mantan Presiden George W. Bush. Dia dituduh berencana membantu anggota kelompok teroris Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS ) memasuki negara itu dan membunuh mantan presiden AS itu.

Menurut Departemen Kehakiman AS, satuan tugas terorisme FBI menangkap Shihab Ahmed Shihab Shihab (52) pada hari Selasa waktu setempat karena membantu dan bersekongkol untuk membunuh mantan Presiden Amerika Serikat George W. Bush.

Shihab diduga melakukan perjalanan ke Dallas, Texas awal tahun ini untuk mengawasi rumah Bush, dan menerima puluhan ribu dolar pada akhir tahun 2021 untuk membantu menyelundupkan anggota ISIS ke negara itu melalui perbatasan selatan sambil bekerja dengan sumber rahasia FBI.

Baca juga: Dikerjai Prankster Rusia, Bush Buat Pengakuan Mengejutkan Soal NATO

FBI mengklaim pria itu tiba di AS pada tahun 2020 dengan visa pengunjung yang diperoleh dengan bantuan kontraktor Irak-Amerika yang korup di kedutaan AS dan sejak saat itu bekerja di sejumlah pekerjaan di sekitar Ohio serta Indiana.

Shihab muncul di pengadilan federal pada hari Selasa, dan selain dakwaan terkait dengan percobaan pembunuhan terhadap seorang mantan pejabat AS – yang diancam hukuman hingga 20 tahun penjara – ia juga didakwa karena mencoba membawa seseorang secara ilegal ke negara itu, yang dapat mengakibatkan hukuman 10 tahun seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (25/5/2022).

Pemerintahan presiden AS ke-43 itu membuat sejumlah klaim tentang pemerintah pemimpin Irak Saddam Hussein, termasuk memiliki senjata pemusnah massal yang mengancam Eropa dan diam-diam bersekutu melawan AS dengan al-Qaeda , kelompok teroris di balik serangan September 2001. Tuduhan yang salah itu digunakan untuk membenarkan invasi ke Irak pada tahun 2003 kepada publik Amerika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Daftar Lengkap Hasil...
Daftar Lengkap Hasil Final Piala Dunia dari 1930 hingga 2026 Beserta Skornya
Rekomendasi
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Berita Terkini
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Infografis
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Arab Saudi Ini Berani Melawan Rencana Trump Caplok Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved