Coba Lari dari Kamp Internir, Muslim Uighur Bakal Ditembak Mati

Rabu, 25 Mei 2022 - 14:51 WIB
loading...
Coba Lari dari Kamp...
Sebuah laporan yang bocor menyebutkan Muslim Uighur yang mencoba lari dari kamp interniran akan ditembak mati. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Penjaga di kamp-kamp interniran China yang menahan orang-orang Muslim Uighur berada di bawah tembak mati bagi para tahanan yang berusaha melarikan diri. Hal itu tertuang dalam laporan kepolisian yang bocor ke publik.

Puluhan ribu gambar, dokumen, dan file tentang dugaan penahanan hingga 2 juta penduduk Muslim China, dengan usia berkisar antara 15-73 tahun, dimasukkan dalam laporan yang disebut sebagai "Berkas Polisi Xinjiang ."

Laporan yang dirilis oleh Victims of Communism Memorial Foundation merinci pelecehan yang dihadapi oleh mereka yang ditempatkan di pusat pendidikan ulang atau kejuruan China di wilayah Xinjiang barat sebelum dan termasuk 2018.

"Laporan ini memberikan detail dan bukti yang luar biasa bahwa apa yang dilakukan pemerintah China di Xinjiang jelas bukan pelatihan kejuruan, yang telah mereka klaim selama beberapa tahun terakhir, dan (mereka) sebenarnya menjalankan kamp interniran atau penjara," ujar mantan Duta Besar Amerika Serikat (AS) Andrew Bremberg, yang menjabat sebagai presiden dan CEO yayasan tersebut, kepada Washington Examiner dalam sebuah wawancara.

Baca juga: China Ancam Balas Sanksi AS Atas Penindasan Agama

Kebijakan tembak-menembak yang diuraikan dalam laporan yang bocor itu menginstruksikan penjaga untuk memberi tahu atasan mereka ketika seseorang mencoba melarikan diri. Penjaga kemudian disuruh memerintahkan tahanan yang lari untuk meletakkan tangan mereka di belakang kepala mereka. Jika tidak mematuhi, penjaga diinstruksikan untuk menembakkan tembakan peringatan. Jika tahanan masih tidak berhenti, mereka diinstruksikan untuk melepaskan tembakan yang akan membunuh tahanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved