Duterte Sentil Putin: Saya Membunuh Penjahat, Bukan Anak-anak dan Orang Tua

Selasa, 24 Mei 2022 - 14:55 WIB
loading...
A A A
Duterte dan pejabat kepolisiannya telah membantah memberikan sanksi pembunuhan di luar proses hukum dalam kampanye melawan obat-obatan terlarang tetapi telah secara terbuka mengancam tersangka narkoba dengan kematian dan melakukan upaya yang gagal untuk menerapkan kembali hukuman mati di negara Katolik Roma terbesar di Asia untuk mencegah pengedar narkoba dan penjahat lainnya.

Ketika dia menjabat pada tahun 2016, dia menjangkau Rusia dan China untuk perdagangan dan investasi serta untuk memperluas kerja sama militer sambil sering mengkritik kebijakan keamanan Washington, sekutu perjanjian lama Manila.

Dia mengunjungi Rusia dua kali pada 2017 dan 2019 untuk bertemu Putin, tetapi mempersingkat kunjungan pertamanya setelah militan yang bersekutu dengan kelompok Negara Islam (ISIS) mengepung kota Marawi di Filipina selatan saat dia pergi dengan Menteri Pertahanan dan kepala staf militernya.

Baca juga: Gagal Taklukkan Ukraina, Putin Hilang Kepercayaan dan Pecat Jenderal Rusia

Lebih dari seminggu setelah pasukan Rusia mengepung Ukraina, Filipina memberikan suara mendukung resolusi Majelis Umum PBB yang mengutuk invasi Rusia. Filipina mengimbau perlindungan warga sipil dan infrastruktur publik di Ukraina, meskipun Duterte menahan diri untuk tidak mengkritik keras Putin dan mengatakan dia akan tetap netral dalam konflik yang berpotensi mengarah pada penggunaan senjata nuklir dan memicu Perang Dunia III.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Trump: AS Tak Akan Gulingkan...
Trump: AS Tak Akan Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir
Rekomendasi
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Pemprov DKI Telusuri...
Pemprov DKI Telusuri Lahan Warga Pinggir Rel Pejompongan yang Terancam Digusur, Pramono: Saya Ingin Memanusiakan Orang
Berita Terkini
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved